Diet Ketat dan Latihan Canggih Jude Bellingham, Rahasia Daya Tahan di Laga Besar

Author: Redaksi Android62

Jude Bellingham kembali menjadi penentu bagi Inggris di Piala Dunia 2026. Golnya ke gawang Norwegia mengantar Inggris menang 2-1 lewat perpanjangan waktu, sekaligus menyoroti betapa kuatnya mesin fisik yang menopang permainan gelandang Real Madrid itu.

Di laga tersebut, Bellingham disebut berlari hingga 13 kilometer dan membakar sekitar 2.000 kilokalori. Angka itu hanya mungkin dicapai lewat pola hidup yang disusun sangat disiplin, mulai dari nutrisi harian, jam makan, sampai metode latihan dan pemulihan yang ketat.

Rutinitas Makan yang Diatur Ketat

Menurut Goal, keseharian Bellingham dipantau oleh ahli gizi Alberto Mastromatteo melalui perusahaan Summumm. Ia bahkan dibantu koki pribadi yang tinggal bersamanya untuk menyiapkan hidangan berdasarkan analisis biometrik mendalam.

Mastromatteo menilai pemain profesional juga perlu ruang untuk menjaga kesehatan mental. Ia menyebut bahwa dari usia 18 hingga 32 tahun, seorang profesional perlu satu hari dalam seminggu untuk benar-benar santai dan sesekali menikmati hamburger atau piza sesuai keinginan.

Bellingham tidak menjalani pola tiga kali makan utama seperti kebanyakan orang. Ia makan empat kali sehari, dengan komposisi yang menekankan karbohidrat sebagai bahan bakar, protein untuk perbaikan otot, dan pembatasan lemak jenuh.

Waktu Menu Fokus Nutrisi
11:00 Yogurt Yunani, gandum gulung, biji chia Camilan tinggi energi dan serat
14:00 Sayuran segar, protein rendah lemak, yogurt Karbohidrat, protein, dan pemulihan otot
18:45 Roti panggang dengan tomat Camilan ringan menjelang malam
20:45 Salad sayur, daging tanpa lemak, yogurt Yunani rasa kakao Pemenuhan protein dan penutup hari

Menu makan siangnya juga dirancang khusus. Sayuran seperti asparagus, buncis, atau jamur dipadukan dengan protein rendah lemak seperti dada kalkun, daging babi tanpa lemak, atau ayam.

Kelonggaran, Favorit, dan Detail yang Menjaga Keseimbangan

Meski tinggal dan bermain di Spanyol bersama Real Madrid, Bellingham tetap menyukai hidangan rumahan khas Inggris. Menjelang pertandingan, ia gemar menyantap kacang panggang dan telur, kombinasi yang kaya serat, protein, vitamin, dan mineral penting.

Ada satu catatan penting dalam pilihannya. Bellingham dianjurkan untuk tidak memilih kacang panggang kalengan karena umumnya mengandung gula dan garam yang terlalu tinggi.

Di luar disiplin makan, ia juga diberi ruang untuk menjaga keseimbangan mental. Hari bebas diet itu ditujukan agar program ketat tidak terasa membebani sepanjang musim kompetisi, meski tetap tidak diisi dengan makanan cepat saji secara berlebihan.

Latihan, Teknologi, dan Pemulihan

Persiapan fisik Bellingham tidak berhenti di meja makan. Di markas latihan Real Madrid, Valdebebas, ia berlatih di bawah arahan Antonio Pintus dengan topeng khusus yang mensimulasikan kondisi oksigen minim di dataran tinggi.

Metode tersebut memberi tekanan lebih pada tubuh saat latihan dan membantu meningkatkan performa kardiovaskular serta ketahanan fisik saat kembali bermain di lapangan biasa. Ia juga memanfaatkan teknologi patung manekin canggih untuk melatih tendangan bebas dengan tinggi yang bisa diatur dan gerakan yang menyerupai lawan sungguhan.

Pemulihan menjadi bagian yang sama pentingnya dalam rutinitasnya. Bellingham memastikan tidur berkualitas selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam, disertai pemanasan, pendinginan, peregangan rutin, pijat olahraga, dan terapi fisik untuk mencegah cedera.

Rangkaian kebiasaan itu menjelaskan mengapa ia mampu tampil konsisten di laga besar dan menjadi pahlawan kemenangan Inggris atas Norwegia. Di turnamen sebesar Piala Dunia 2026, detail kecil dalam nutrisi, latihan, dan pemulihan ikut menentukan siapa yang tetap bertenaga hingga menit paling krusial.

Berita Terbaru