Gula dan Tepung Olahan Dipangkas, Ini Pola Makan Messi Menjaga Stamina

Author: Redaksi Android62

Pembatasan gula dan tepung olahan menjadi perubahan utama dalam pola makan Lionel Messi untuk menjaga kondisi fisiknya. Pengaturan itu dilakukan seiring kebutuhan latihan berintensitas tinggi dan pemulihan tubuh pada usia 39 tahun.

Ahli gizi Giuliano Poser menilai gula dapat mengganggu pemulihan massa otot. Karena itu, Messi diarahkan untuk menjaga jarak dari makanan serta minuman dengan kandungan gula tinggi.

“Jumlah daging yang biasanya dimakan oleh orang Argentina dan Uruguay terlalu banyak. Gula adalah hal terburuk bagi otot. Semakin jauh dia dari gula, semakin baik,” ujar Poser.

Selain gula, tepung olahan juga dikurangi dari menu harian pemain Argentina tersebut. Bahan ini dinilai lebih sulit diproses oleh enzim tubuh dibandingkan pilihan makanan yang lebih alami.

Pilihan bahan segar jadi dasar menu

Pola makan Messi menitikberatkan bahan segar, termasuk sayuran, buah, ikan, biji-bijian, dan minyak zaitun. Porsi daging merah turut dibatasi agar sistem pencernaan tidak mendapat beban berlebihan.

Susunan ini selaras dengan prinsip Diet Mediterania yang mengutamakan bahan minim pengolahan. Pemilihan bahan organik juga ditekankan untuk mengurangi paparan pestisida serta mendukung pencernaan dan pemulihan sel.

Fondasi Nutrisi Peran dalam Menu
Air putih Memenuhi kebutuhan cairan harian
Minyak zaitun Menjadi sumber lemak dalam menu
Biji-bijian utuh Menggantikan bahan yang lebih banyak diolah
Buah segar Menyediakan bahan alami kaya vitamin
Sayuran segar Diprioritaskan dalam susunan makan sehari-hari

Kelima fondasi tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan dipakai sebagai kerangka menu yang lebih terukur. Pengaturan ini membantu Messi mempertahankan asupan yang mendukung aktivitas fisik tanpa bergantung pada makanan olahan.

Urutan makan turut diperhatikan

Ahli gizi Ismael Galancho, yang juga bekerja dengan Messi, menerapkan pendekatan penyajian yang sederhana. Makanan disajikan di piring yang lebih berat agar rasa kenyang dan puas lebih mudah muncul.

Galancho juga menyarankan agar sayuran atau sumber protein disantap sebelum karbohidrat. Urutan tersebut ditujukan untuk membantu menekan lonjakan gula darah setelah makan.

Perubahan menu ini berlangsung setelah Piala Dunia 2014, ketika Messi mulai meninggalkan kebiasaan mengonsumsi cokelat dan minuman bersoda. Kebiasaan lama itu pernah membuatnya merasa mual saat bertanding.

Dalam kesehariannya, Messi dikenal rutin meminum Yerba Mate panas tanpa pemanis. Seduhan tradisional Amerika Selatan itu kerap dibawanya dalam termos khusus dan disebut mengandung antioksidan.

“Saya suka mate yang panas dan pahit. Dulu saya meminumnya manis, tapi kemudian saya terbiasa dengan rasa pahit dan saya meminumnya seperti itu,” tutur Messi.

Meski disiplin mengatur menu, Messi tidak sepenuhnya meninggalkan makanan favoritnya. Ia masih sesekali menikmati ayam panggang rumahan, bistik sapi panggang khas Argentina, serta makanan manis dalam porsi yang dibatasi.

Piza yang sebelumnya kerap disantap setelah pertandingan kini tidak lagi dikonsumsi sebanyak dahulu. Messi juga mengakui masih menyukai cokelat, es krim, dan selai susu karamel, tetapi berupaya tidak memakannya berlebihan.

Pola tersebut menjadi bagian dari persiapannya untuk memimpin Argentina menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Latihan disiplin tetap menjadi faktor penting, sementara pengaturan makan memberi dukungan pada stamina dan kelincahannya di lapangan.

Berita Terbaru