Pengiriman Trump T1 akhirnya dimulai, dan para pemesan awal disebut akan menerima email pembaruan dari Trump Mobile. Langkah ini menjadi perkembangan paling penting setelah ponsel tersebut sempat tertahan cukup lama dan membuat banyak calon pembeli menunggu kepastian.
Trump Mobile menyampaikan lewat halaman Facebook bahwa pengiriman unit dimulai minggu ini. Perusahaan juga meminta pelanggan yang sudah melakukan pre-order untuk memantau email mereka karena informasi terbaru akan dikirimkan langsung ke sana.
Penundaan yang membuat T1 terus dipertanyakan
Sebelumnya, Trump T1 dijadwalkan mulai dikirim pada September 2025. Namun, jadwal itu berlalu tanpa ada unit yang benar-benar sampai ke tangan pembeli, sehingga ketersediaannya menjadi tanda tanya selama berbulan-bulan.
Keterlambatan tersebut ikut menguji kepercayaan publik terhadap kemampuan Trump Mobile memenuhi janji awal. Bukan hanya produknya yang disorot, tetapi juga apakah perusahaan bisa menjalankan target pengiriman yang sudah diumumkan.
CEO Trump Mobile, Pat O’Brien, mengatakan kepada CNN bahwa bisnis teknologi lebih rumit dari yang terlihat. Ia menjelaskan bahwa komponen harus diuji untuk menjamin kualitas, dan menegaskan bahwa permintaan terhadap T1 sangat tinggi.
O’Brien juga menyebut pesanan akan dipenuhi secepat mungkin dalam beberapa minggu ke depan. Pernyataan itu memperjelas bahwa proses pengiriman sedang berjalan, meski sempat tertunda dari jadwal semula.
Dari janji “Made in USA” ke bahasa yang lebih lunak
Saat pertama diumumkan, daya tarik terbesar T1 adalah klaim bahwa perangkat ini dibuat di Amerika Serikat. Klaim itu langsung memicu keraguan karena jumlah fasilitas domestik yang mampu memproduksi ponsel memang sangat terbatas.
Keraguan tersebut makin kuat karena harga ritel T1 dipasang di level $499. Dalam konteks manufaktur di AS, angka itu dianggap sulit dicapai, terutama jika dibandingkan dengan Liberty Phone dari Purism yang dijual seharga $1.999.
Skeptisisme lain muncul dari dugaan bahwa T1 mungkin hanya ponsel buatan China yang dirakit di AS. Pada akhirnya, klaim “Made in USA” dihapus dan diganti menjadi “designed with American values in mind”.
Perubahan itu menjadi sinyal paling jelas bahwa narasi awal produk telah bergeser. Dari penekanan pada manufaktur domestik, T1 kini lebih menonjolkan identitas dan nilai desain.
Spesifikasi yang masih bisa berubah
Selain soal pengiriman dan klaim asal produksi, informasi teknis T1 juga ikut berubah sejak pengumuman awal pada June 2025. Saat ini, perangkat tersebut disebut membawa tiga kamera belakang.
Susunannya terdiri dari kamera utama 50MP, modul ultra-wide 8MP, dan kamera telephoto 2x. Di bagian depan, ada kamera selfie 50MP yang dipasangkan dengan layar AMOLED 6,78 inci berrefresh rate 120Hz.
T1 juga disebut membawa baterai 5000mAh, pengisian cepat 30W, sensor sidik jari, dan AI Face Unlock. Meski begitu, situs T1 menegaskan bahwa spesifikasi pasti dan tampilan akhir produk masih bisa berubah.
Ekosistem produk yang mulai dibangun
Di luar T1, The Trump Organization juga menyiapkan layanan nirkabel baru bernama The 47 Plan. Paket ini dibanderol $47,45 per bulan, dengan angka yang merujuk pada Donald Trump sebagai presiden AS ke-47 dan ke-45.
Kehadiran layanan tersebut menunjukkan bahwa Trump Mobile tidak hanya fokus menjual perangkat. Perusahaan itu juga mulai membangun ekosistem produk yang lebih luas di sekitar merek Trump Mobile.
Untuk saat ini, perhatian terbesar tetap tertuju pada T1 dan apakah pengiriman yang baru dimulai ini benar-benar berjalan lancar. Setelah penantian panjang dan perubahan besar pada klaim utamanya, para pemesan awal akhirnya mendapat tanda bahwa perangkat itu mulai bergerak ke tahap berikutnya.







