Dituduh Membantu Los Chapitos, Gubernur Sinaloa Mengundurkan Diri Sementara

Parlemen lokal Sinaloa menunjuk Yeraldine Bonilla Valverde sebagai gubernur sementara setelah Ruben Rocha Moya mundur dari jabatannya. Pergantian ini dilakukan di tengah sorotan besar terhadap dugaan keterkaitan Rocha dengan jaringan kartel narkoba yang kini tengah disorot otoritas Amerika Serikat.

Langkah Rocha menarik perhatian karena menyentuh wilayah yang lama dikenal sebagai salah satu titik paling sensitif di Meksiko. Sinaloa selama ini kerap dikaitkan dengan pengaruh jaringan kriminal terorganisir, sehingga kasus ini langsung berdampak pada stabilitas politik daerah tersebut.

Dakwaan AS yang memicu gejolak

Nama Rocha muncul dalam dakwaan resmi yang dibuka di pengadilan Amerika Serikat. Jaksa di New York menuduhnya memberi dukungan strategis kepada faksi Los Chapitos, kelompok yang berada di bawah Kartel Sinaloa dan dipimpin oleh anak-anak Joaquín “El Chapo” Guzmán.

Dalam dokumen itu, pihak berwenang Amerika Serikat juga menduga adanya komunikasi gelap antara Rocha dan kelompok tersebut menjelang pemilihan umum. Selain itu, dokumen yang sama memuat dugaan janji dukungan politik, penempatan pejabat yang berpihak pada kepentingan kartel, serta upaya memengaruhi jalannya kontestasi politik di wilayah itu.

Tuduhan yang menyorot hubungan politik dan kriminal

Dakwaan tersebut tidak berhenti pada dugaan dukungan politik. Dokumen itu juga mencantumkan tuduhan pencurian kotak suara, intimidasi terhadap lawan politik, hingga penculikan terhadap pihak-pihak yang dianggap menghambat kepentingan kartel.

Masih dalam berkas yang sama, disebut pula adanya aliran dana jutaan dolar sebagai imbalan atas perlindungan hukum bagi pimpinan kartel. Meski isi dakwaan itu memunculkan perhatian luas, seluruh tuduhan tersebut tetap harus dibuktikan lewat proses hukum di Amerika Serikat dan Meksiko.

Rocha memilih mundur sementara

Keputusan Rocha diumumkan pada Jumat (2/5), tak lama setelah dokumen dakwaan itu dibuka. Ia menyebut pengunduran diri sementara bertujuan memudahkan proses hukum dan membantu penyelidikan berjalan lebih lancar.

Melalui pesan video, Rocha membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menegaskan bahwa langkahnya bukan pengakuan bersalah, melainkan bentuk kepatuhan untuk mempermudah otoritas menangani kasus tersebut.

“Permintaan saya untuk mundur sementara bertujuan memfasilitasi tindakan otoritas Meksiko dalam penyelidikan ini. Hati nurani saya bersih,” kata Rocha, seperti dikutip CNN, Minggu (3/5).

Sikap pemerintah Meksiko dan langkah lanjutan

Pemerintah Meksiko menyatakan penyelidikan harus berjalan sesuai jalur hukum yang berlaku. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melindungi siapa pun yang terbukti melakukan kejahatan.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung Meksiko mengatakan belum menemukan bukti yang cukup untuk menahan Rocha terkait permintaan ekstradisi dari Amerika Serikat. Lembaga itu masih menunggu tambahan bukti sebelum mengambil langkah hukum lanjutan di wilayah Meksiko.

Penunjukan Yeraldine Bonilla Valverde sebagai gubernur sementara dilakukan untuk menjaga stabilitas pemerintahan di Sinaloa. Peralihan ini menambah tekanan politik di tengah perhatian publik terhadap keamanan dan tata kelola daerah yang selama ini berada dalam bayang-bayang konflik antarfaksi kartel narkoba.

Source: mediaindonesia.com

Berita Terkait