Zenbook DUO (UX8407AA) datang dengan pendekatan yang langsung membedakannya dari laptop kerja kebanyakan. ASUS membekalinya dengan dua layar sentuh OLED 3K, sehingga pengguna bisa membuka lebih banyak jendela tanpa perlu bergantung pada monitor tambahan.
Perangkat ini resmi diperkenalkan di Indonesia pada 6 Mei 2026. Kehadirannya ditujukan untuk menjawab kebutuhan kerja yang makin fleksibel, terutama bagi pengguna yang ingin ruang visual lebih luas dalam bodi yang tetap ringkas.
Dua layar untuk ruang kerja yang lebih leluasa
ASUS menempatkan dua panel ASUS Lumina Pro OLED pada Zenbook DUO 2026. Masing-masing layar mendukung resolusi 3K, refresh rate 144Hz, dan tingkat kecerahan hingga 1000 nits.
Susunan itu membuat tampilan tetap tajam dan terang dalam berbagai kondisi penggunaan. ASUS juga memperkecil celah antar layar hingga 70 persen agar saat dibuka penuh, area pandangnya terasa lebih menyatu.
Desain lay flat 180 derajat memberi fleksibilitas lebih besar saat bekerja. Pengguna dapat menyesuaikan tampilan sesuai kebutuhan, termasuk saat harus menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Bodi lebih ringan, tetap dipakai untuk mobilitas
Selain fokus pada layar, ASUS memakai material Ceraluminum pada seluruh chassis. Bahan ini dipilih untuk menghadirkan bodi yang lebih ringan tanpa mengorbankan kekuatan.
ASUS mengklaim bodi laptop ini tiga kali lebih kuat dengan bobot 30 persen lebih ringan. Kombinasi tersebut ditujukan untuk pengguna yang sering berpindah tempat dan membutuhkan perangkat yang nyaman dibawa.
Pendekatan ini juga menjaga Zenbook DUO 2026 tetap kokoh untuk penggunaan harian. Dengan begitu, laptop ini tidak hanya menonjol di sisi tampilan, tetapi juga di sisi ketahanan untuk mobilitas tinggi.
Performa disiapkan untuk multitasking berat
Di bagian dapur pacu, Zenbook DUO 2026 mengandalkan Intel Core Ultra 9 386H. ASUS juga menyematkan total performa AI hingga 180 platform TOPS untuk mendukung proses berbasis kecerdasan buatan.
Spesifikasi itu ditujukan agar banyak aplikasi bisa berjalan bersamaan dengan lebih lancar. ASUS melengkapinya dengan 32GB LPDDR5X dan penyimpanan 1TB SSD untuk membantu akses file dan aplikasi lebih cepat.
Kombinasi tersebut membuat perangkat ini relevan untuk pekerjaan yang menuntut respons cepat. Aktivitas multitasking yang kompleks diharapkan tetap stabil meski dipakai dalam ritme kerja padat.
Bukan hanya untuk kerja, tapi juga hiburan
Zenbook DUO 2026 tidak hanya mengejar produktivitas. ASUS juga membekalinya dengan enam speaker Dolby Atmos agar pengalaman audio terasa lebih jernih dan imersif.
Layarnya mendukung 100 persen DCI P3 untuk standar warna profesional. Hasilnya, tampilan warna terlihat lebih akurat dan konsisten saat dipakai untuk kebutuhan visual.
Perpaduan layar, audio, dan warna ini membuat perangkat tersebut cocok untuk kerja kreatif maupun hiburan. ASUS menempatkannya sebagai satu perangkat yang bisa mengakomodasi dua kebutuhan sekaligus.
Baterai besar dan layanan premium di Indonesia
Untuk pemakaian lebih lama, Zenbook DUO 2026 memakai sistem baterai ganda dengan kapasitas total 99Wh. Kapasitas itu disiapkan agar perangkat bisa digunakan lebih panjang tanpa terlalu sering mengisi daya.
Di Indonesia, ASUS juga menyertakan ASUS Premium Service. Layanan ini mencakup pengiriman dua arah, Laptop Spa, dan FastLane Priority Handling.
Zenbook DUO 2026 dijual dengan harga Rp54.999.000 di Indonesia. Dalam peluncurannya, Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, menyebut 2026 sebagai tahun ketika AI bukan lagi pelengkap, melainkan bagian tak terlepaskan dari interaksi pengguna dengan perangkat.
