Dua medali dibawa pulang IPSI Kabupaten Jombang dari Kejuaraan Provinsi IPSI Jawa Timur 2026. Satu perak dan satu perunggu itu menjadi penanda bahwa pembinaan pencak silat di Jombang masih berjalan kuat, sekaligus menunjukkan hasil kerja panjang yang tidak hanya mengejar podium.
Hasil tersebut lahir dari ajang tingkat provinsi yang juga menjadi salah satu jalur seleksi atlet pencak silat terbaik Jawa Timur menuju Pra-PON 2027. Kejuaraan ini memperebutkan Piala Bergilir Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS) dan diikuti sekitar 390 pesilat dari 37 hingga 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Perak Jombang datang dari nomor tanding beregu putra. Tiga pesilat yang tampil adalah Muhammad Yusuf Al Ubaidah, Firza Azka Abdillah, dan Akhmad Sheva Aulia.
Medali itu menjadi buah dari seleksi dan pembinaan intensif yang dilakukan IPSI Kabupaten Jombang. Dari 12 atlet terbaik yang dikirim ke kejuaraan tersebut, kerja keras mereka bersama para official berujung pada capaian yang dinilai membanggakan.
Satu medali lain disumbangkan dari nomor tanding beregu putri. Tiga atlet yang mempersembahkannya ialah Nuriyah Aini, Qonitatul Lu’luah T.A, dan Zivana Wilda Famiya.
Di tengah persaingan pesilat terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur, para atlet Jombang tetap menjaga semangat sportivitas dan jiwa persaudaraan pencak silat. Situasi itu ikut memperkuat nilai dari hasil yang mereka raih, karena capaian tersebut tidak hanya diukur dari medali yang dibawa pulang.
Ketua Umum IPSI Kabupaten Jombang, K.R.T M Budi Setiawan Satyonagoro, hadir langsung di lokasi pertandingan. Ia menyampaikan rasa syukur atas perjuangan para atlet dan dedikasi para official yang mendampingi mereka.
“Alhamdulillah, terima kasih atas perjuangan dan prestasi yang diraih atlet-atlet pencak silat Kabupaten Jombang. Terima kasih juga kepada seluruh official yang telah bekerja keras memberikan arahan dan pendampingan kepada para atlet. Tetap semangat berlatih dan terus raih prestasi,” ujarnya, Kamis (20/5/2026).
Budi juga memberi apresiasi kepada semua pihak yang mendukung perkembangan pencak silat di Kabupaten Jombang. Ia menegaskan bahwa pencak silat tidak berhenti pada urusan medali, tetapi juga menjadi ruang penting untuk membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, pencak silat membantu membangun kepribadian yang tangguh, berakhlak, disiplin, dan berjiwa persaudaraan. Pandangan itu sejalan dengan semangat pembinaan atlet di Jombang yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Dengan hasil di Kejurprov IPSI Jawa Timur 2026, IPSI Kabupaten Jombang menilai fondasi pembinaannya semakin kuat. Organisasi itu juga optimistis bisa meraih prestasi yang lebih besar dan membawa pulang lebih banyak medali pada event bergengsi berikutnya.
Source: shterate.or.id






