Perbandingan dukungan software antara OnePlus Nord CE 6 dan Nord CE 5 justru membuat model yang lebih baru terlihat kurang menarik di atas kertas. Nord CE 6 dilaporkan hanya dijanjikan pembaruan Android sampai Android 18, sementara Nord CE 5 disebut masih melangkah hingga Android 19.
Selisih itu bukan sekadar angka kecil. Di saat banyak pembeli mulai menjadikan lama dukungan sistem dan keamanan sebagai bahan pertimbangan utama, kabar seperti ini bisa langsung memengaruhi cara orang melihat sebuah ponsel kelas menengah.
Menurut pembocor OnePlus Club di X, Nord CE 6 hanya akan menerima dua kali pembaruan Android. Angka itu lebih pendek dibanding Nord CE 5 yang sebelumnya disebut mendapat empat pembaruan Android.
Bila informasi tersebut tepat, maka penerusnya justru kalah jauh dari pendahulunya dalam hal umur perangkat lunak. Situasi ini terasa tidak biasa karena perangkat baru biasanya hadir dengan komitmen yang setidaknya setara, atau lebih baik, dari model sebelumnya.
Perbedaan lain juga muncul pada dukungan keamanan. GSMArena melaporkan dari sumber lain bahwa Nord CE 6 hanya akan mendapatkan empat tahun pembaruan keamanan, sedangkan Nord CE 5 disebut punya enam tahun pembaruan keamanan.
Artinya, model yang lebih lama justru tampak lebih unggul untuk pemakaian jangka panjang. Bagi pengguna yang ingin ponselnya tetap aman dan relevan lebih lama, selisih dua tahun pada patch keamanan bukan hal kecil.
Yang membuat situasi ini semakin membingungkan adalah cara OnePlus mempromosikan Nord CE 6 saat peluncuran. Perusahaan hanya menyinggung OxygenOS 16 dan pengalaman yang cepat serta mulus selama enam tahun.
OnePlus juga menekankan janji soal kelancaran sistem dan reliabilitas. Namun, perusahaan tidak menjelaskan secara eksplisit berapa kali pembaruan Android yang akan diberikan, atau berapa lama patch keamanan akan tersedia.
Di titik ini, banyak orang bisa salah menangkap pesan promosi tersebut. Janji pengalaman yang lancar selama enam tahun tidak otomatis berarti dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan berjalan selama periode yang sama.
Perbedaan istilah itu penting karena “dukungan software” dan “kelancaran sistem” bukan hal yang identik. Konsumen sering mengira semua janji jangka panjang mengarah ke pembaruan yang sama, padahal maknanya bisa berbeda.
Sementara itu, Nord CE 5 justru tampil lebih jelas dalam urusan ini. Ponsel tersebut diluncurkan dengan OxygenOS 15 berbasis Android 15 dan dijanjikan empat pembaruan Android hingga Android 19.
Nord CE 5 juga disebut akan menerima enam tahun pembaruan keamanan. Dengan begitu, model lama itu bukan hanya punya dukungan yang lebih panjang, tetapi juga terasa lebih transparan bagi calon pembeli.
OnePlus baru menambahkan Nord CE 6 ke portofolionya sehari sebelum perbincangan ini ramai. Sebelumnya, perusahaan juga meluncurkan perangkat lain seperti Nord 6 dan Pad Pro pada bulan lalu.
Hingga kini, OnePlus belum memberi penjelasan rinci soal alasan di balik dugaan penurunan komitmen update tersebut. Permintaan komentar juga sudah diajukan untuk meminta klarifikasi langsung mengenai dukungan software Nord CE 6.
Karena materi peluncuran tidak menyebut angka pasti, laporan dari pihak ketiga menjadi sorotan utama. Untuk saat ini, Nord CE 6 tetap hadir dengan OxygenOS 16 dan janji pengalaman mulus selama enam tahun, tetapi tanda tanya soal lama update Android dan patch keamanannya masih belum terjawab.
Source: www.androidauthority.com






