Di tengah total pengiriman yang masih sangat besar, Yuan menjadi nama paling menonjol di jajaran BYD pada Mei 2026. Model ini mencatat 56.691 unit dan menempatkannya sebagai tulang punggung utama di lini Dynasty, saat penjualan bulanan perusahaan menembus 376.990 mobil penumpang.
Kinerja itu menunjukkan bahwa BYD masih bertumpu pada banyak model volume tinggi, bukan hanya satu produk andalan. Di saat yang sama, laju pertumbuhan tahunannya tampak tertahan karena angka penjualan Mei 2026 hanya naik tipis sekitar 60 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dynasty dan Ocean masih jadi mesin utama
Dua lini terbesar BYD, Dynasty dan Ocean, kembali menyumbang porsi terbesar dari penjualan bulanan. Sepanjang Mei, keduanya mengumpulkan 330.215 unit dan menjaga posisi perusahaan di pasar domestik tetap sangat kuat.
Di lini Dynasty, selain Yuan, Song juga mencatat hasil besar dengan 51.370 unit. Keluarga Qin menyusul dengan 28.360 unit, sehingga lini ini tetap memperlihatkan sebaran penjualan yang sehat di beberapa model sekaligus.
Lini Ocean juga tampil merata dengan sejumlah model melampaui ambang 20.000 unit. Seagull, Dolphin, Seal, Sealion, dan Song Plus semuanya masuk kelompok itu, menandakan basis pembeli BYD masih tersebar luas.
Sealion dan Seagull ikut mencuri perhatian
Di antara model Ocean, Sealion tampil paling kuat dengan 42.615 unit. Seagull juga menunjukkan performa solid karena mendekati 40.000 unit dalam sebulan.
BYD menyebut ada delapan kendaraan yang berhasil terjual di atas 20.000 unit selama Mei 2026. Fakta ini memperlihatkan bahwa kekuatan perusahaan tidak hanya ditopang satu atau dua model, melainkan banyak produk yang sama-sama hidup di pasar.
Sub-merek premium ikut menambah dorongan
Selain merek utama, sub-merek premium BYD juga bergerak positif. Denza, Fang Cheng Bao, dan Yangwang semuanya mencatat kenaikan penjualan pada Mei.
Fang Cheng Bao menjadi sorotan dengan 30.186 unit dalam sebulan. Secara kumulatif sepanjang tahun berjalan, merek ini sudah mencapai 123.867 unit.
Denza juga tampil baik dengan 16.308 unit pada Mei dan total 46.189 unit sepanjang tahun berjalan. Di dalamnya, Denza D9 terjual 6.721 unit, sedangkan Denza Z9 dan Z9 GT secara gabungan membukukan 5.952 unit.
Fang Cheng Bao Ti7 turut memberi kontribusi besar dengan 18.280 unit. Sementara itu, Yangwang masih berada di skala yang jauh lebih kecil, tetapi tetap mencatat arah positif dengan 286 unit pada Mei dan total 1.502 unit tahun berjalan.
Ekspor menjadi penopang penting lainnya
Di luar pasar domestik, BYD juga memanfaatkan ekspor sebagai sumber pertumbuhan yang kuat. Sepanjang Mei, perusahaan mengirim 160.177 kendaraan penumpang dan pikap ke berbagai negara.
Angka itu melonjak 80,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan capaian tersebut, pasar luar negeri kini menjadi salah satu penggerak terpenting bagi BYD.
Sejumlah model BYD juga memiliki nama berbeda di pasar internasional. Yuan Up dipasarkan sebagai Atto 2, Yuan Plus dikenal sebagai Atto 3, sedangkan Seagull memakai nama Dolphin Mini dan Dolphin Surf di beberapa pasar.
Fang Cheng Bao 5 dan Fang Cheng Bao 8 juga dipasarkan dengan nama Denza B5 dan Denza B8. Kombinasi penjualan domestik yang besar, sebaran model yang lebar, serta ekspor yang terus naik membuat skala bisnis BYD tetap bergerak agresif.







