Chery Group mencatat laju ekspor yang semakin sulit diabaikan. Pada Mei 2026, perusahaan otomotif asal Tiongkok itu mendistribusikan 247.823 unit kendaraan ke pasar dunia, naik 20,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kekuatan terbesar datang dari pengapalan ke luar negeri yang mencapai 181.871 unit. Angka itu tumbuh 80,5 persen secara tahunan dan sekaligus menandai rekor volume ekspor bulanan tertinggi bagi industri otomotif Tiongkok selama tiga bulan berturut-turut.
Ekspor menjadi motor utama
Lonjakan itu memperlihatkan bahwa ekspansi Chery tidak lagi bertumpu pada pasar domestik semata. Pasar internasional kini menjadi penopang penting bagi ritme penjualan perusahaan di tengah persaingan global yang makin ketat.
Dalam periode yang sama, lini kendaraan energi baru atau NEV juga memberi kontribusi besar. Chery membukukan 100.304 unit dari segmen tersebut pada Mei 2026, dengan pertumbuhan 58,8 persen secara tahunan.
Tren lima bulan pertama ikut menguat
Secara kumulatif, kinerja Chery selama Januari hingga Mei 2026 tetap solid. Total penjualan perusahaan mencapai 1.100.921 unit, naik 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada rentang waktu yang sama, ekspor lima bulan pertama tercatat sebanyak 752.755 unit. Jumlah itu melesat 69,5 persen secara tahunan dan menegaskan bahwa pasar internasional masih menjadi penggerak utama pertumbuhan Chery.
Menuju sejarah baru perusahaan
Rangkaian capaian tersebut membuat 2026 menjadi periode dengan laju tercepat bagi Chery untuk menembus ambang 1 juta unit dalam sejarah perusahaan. Skala bisnisnya pun terus melebar dari waktu ke waktu.
Secara kumulatif, penjualan global Chery kini telah menembus 19,62 juta pengguna. Dari jumlah itu, lebih dari 6,59 juta berasal dari konsumen internasional, memperlihatkan basis pelanggan perusahaan yang besar di luar pasar asalnya.
Indonesia masuk dalam strategi penguatan
Di tengah performa global yang kencang, Chery juga memperkuat strategi bisnis di Indonesia melalui tiga pilar utama. Fokusnya mencakup portofolio produk, perluasan jaringan diler, dan pembenahan layanan purnajual.
Penguatan lini produk dilakukan dengan menyediakan pilihan mesin yang beragam, mulai dari bensin konvensional atau ICE, Chery Super Hybrid atau CSH, hingga kendaraan listrik murni atau EV. Setelah merilis C5 CSH, Chery menyiapkan mobil listrik kompak Chery Q untuk konsumen tanah air.
Jaringan diler dan sertifikasi ikut menopang
Layanan purnajual di Indonesia diperluas melalui pengoperasian diler resmi di 78 titik wilayah Nusantara. Langkah itu dirancang untuk mendekatkan layanan kepada konsumen sekaligus memperkuat kepercayaan pasar.
Chery juga memperkuat jaminan kualitas produknya lewat sejumlah sertifikasi kompetensi internasional. Sertifikasi tersebut mencakup AUTOSQS Level 3A, Vehicle Internet Quantum Security Certification, dan National Data Security Level 4 Certification.
Perusahaan menyebut sertifikasi itu penting untuk menjaga keamanan data konektivitas serta keandalan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan pada produk yang dipasarkan secara global. Dengan ekspor yang terus memecahkan rekor dan strategi lokal yang diperluas, Chery memasuki paruh tahun dengan modal pertumbuhan yang semakin kuat.
Source: www.oto.com






