Empat titik perbaikan di Tol Jakarta-Cikampek perlu diwaspadai pengguna jalan hingga Jumat (12/6/2026). Di ruas yang padat ini, pekerjaan pemeliharaan berkala dan rekonstruksi perkerasan berpotensi membuat arus kendaraan melambat, terutama saat volume lalu lintas sedang tinggi.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur sekaligus mempertahankan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Karena itu, pengendara yang melintas sebaiknya menyiapkan waktu perjalanan lebih longgar dan memantau kondisi lalu lintas sebelum berangkat.
Empat lokasi pekerjaan yang tersebar di dua arah
Perbaikan tersebar di arah Jakarta dan Cikampek. Di arah Jakarta, pekerjaan dilakukan pada KM 27+130 hingga KM 26+980 di lajur 1, dengan jadwal Senin (8/6) pukul 09.00 WIB sampai Jumat (12/6) pukul 21.00 WIB.
Masih di arah Jakarta, titik lain berada di KM 15+400 hingga KM 15+269 pada lajur 1. Pekerjaan di lokasi ini berlangsung mulai Senin (8/6) pukul 09.00 WIB hingga Jumat (12/6) pukul 24.00 WIB.
Sementara itu, di arah Cikampek, rekonstruksi dikerjakan pada KM 37+900 hingga KM 38+000 di lajur 2. Jadwal pelaksanaannya dimulai Senin (8/6) pukul 01.00 WIB dan berakhir Jumat (12/6) pukul 11.00 WIB.
Ada pula pekerjaan di Off Ramp Karawang Timur 1 pada lajur 2. Titik ini dikerjakan sejak Jumat (5/6) pukul 22.00 WIB sampai Senin (8/6) pukul 05.00 WIB.
Tidak ada penutupan total, tetapi arus bisa berubah
Meski ada pekerjaan di beberapa titik, JTT memastikan ruas tol tidak ditutup total. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi lapangan agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.
Artinya, kendaraan tetap dapat melintas, tetapi pola pergerakan bisa berubah mengikuti kebutuhan operasional selama pekerjaan berlangsung. Pada jam sibuk, penyempitan lajur di area proyek berpotensi menambah antrean dan memperpanjang waktu tempuh.
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, menyampaikan bahwa rekonstruksi dilakukan di beberapa titik Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek agar kondisi jalan tetap optimal. Dengan situasi seperti ini, pengendara diminta lebih waspada saat mendekati area pekerjaan.
Imbauan untuk pengendara selama masa pekerjaan
JTT menyarankan pengguna jalan berangkat lebih awal agar perjalanan lebih terkendali. Selain itu, pengendara diminta memantau kondisi lalu lintas terkini sebelum memasuki ruas Jakarta-Cikampek.
Kedisiplinan di sekitar area pekerjaan juga menjadi perhatian. Pengendara diminta menjaga jarak aman, mematuhi rambu-rambu sementara, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Pekerjaan pemeliharaan ini penting untuk menjaga mutu layanan jalan tol tetap baik. Namun selama proses berlangsung, pengguna jalan tetap perlu menyesuaikan waktu perjalanan agar terhindar dari perlambatan di titik-titik perbaikan tersebut.
Source: otomotif.kompas.com