BMKG meminta warga di Papua Tengah untuk memberi perhatian ekstra pada potensi hujan disertai petir di Nabire. Kondisi ini menjadi salah satu yang paling diwaspadai karena cuaca dapat berubah cepat dan mengganggu mobilitas masyarakat.
Selain Nabire, perhatian besar juga tertuju pada empat wilayah yang diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, yakni Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, dan Papua Pegunungan. Keempat daerah itu masuk kategori yang lebih rawan terdampak dibanding banyak wilayah lain pada prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG untuk Minggu, 10 Mei 2026.
Empat wilayah dengan risiko hujan paling tinggi
Prakirawan BMKG, Rizky, menyebut empat wilayah tersebut sebagai area yang perlu dipantau ketat karena peluang hujannya lebih intens. Hujan sangat lebat di kawasan ini berpotensi memicu genangan, mengganggu arus lalu lintas, dan menurunkan jarak pandang.
Kondisi itu membuat warga diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Pengendara juga perlu meningkatkan kewaspadaan karena cuaca buruk kerap datang bersamaan dengan visibilitas yang menurun.
Sebaran hujan masih meluas di wilayah lain
Di luar empat wilayah utama itu, BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas berbeda di banyak daerah Indonesia. Untuk wilayah barat, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Tanjung Pinang dan Banjarmasin.
Hujan sedang diprakirakan turun di Banda Aceh, Medan, dan Tanjung Selor. Sementara itu, hujan ringan berpotensi terjadi di Pekanbaru, Padang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, dan Samarinda.
BMKG juga mencatat cuaca berawan hingga berawan tebal di Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Di Palembang, udara kabur masih berpotensi terjadi dan dapat memengaruhi kenyamanan maupun jarak pandang.
Perhatian khusus di kawasan timur Indonesia
Untuk wilayah timur, hujan sedang diprakirakan terjadi di Gorontalo, Mamuju, Kendari, Ambon, dan Merauke. Di sisi lain, hujan ringan berpotensi mengguyur Mataram, Manado, Palu, Makassar, Ternate, Sorong, Jayapura, dan Jayawijaya.
BMKG juga memperkirakan langit berawan hingga berawan tebal di Denpasar, Kupang, dan Manokwari. Sebaran awan dan hujan yang luas ini menunjukkan kondisi cuaca di banyak daerah masih dinamis dan perlu dipantau dari waktu ke waktu.
Imbauan agar masyarakat terus memantau pembaruan resmi
BMKG mengingatkan masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas harian bila diperlukan dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Informasi prakiraan cuaca dapat dipantau melalui aplikasi Info BMKG, laman resmi BMKG, serta akun media sosial @info.bmkg.
Peringatan dini seperti ini penting agar warga bisa mengambil langkah antisipasi lebih awal, terutama di wilayah yang berpeluang diguyur hujan lebat hingga sangat lebat. Dengan mengikuti pembaruan resmi secara berkala, risiko gangguan akibat cuaca buruk dapat ditekan sejak awal.
Source: www.viva.co.id






