Ethereum Foundation Diperkecil, Vitalik Buterin Dorong Fokus Kembali ke Ketahanan Protokol

Author: Redaksi Android62

Vitalik Buterin mendorong Ethereum Foundation menjadi organisasi yang lebih kecil, lebih ramping, dan lebih terarah di tengah perubahan internal yang kembali menyita perhatian publik. Ia menilai yayasan itu sebaiknya berfungsi sebagai salah satu node dalam ekosistem Ethereum, bukan pusat tunggal yang memikul semua beban misi jaringan.

Buterin menggambarkan arah baru itu seperti “kapal kecil” yang kembali fokus ke tujuan inti. Menurut dia, sisa sumber daya yang ada semestinya dipakai untuk memperkuat ketahanan jangka panjang, bukan memperlebar cakupan kerja yayasan.

Dorongan itu muncul saat Ethereum Foundation menghadapi gelombang kepergian sejumlah pengurus. Minggu lalu, dua veteran mundur dan menyatakan ingin menyerahkan tongkat estafet kepada generasi berikutnya.

Di waktu yang hampir bersamaan, Dankrad Feist, mantan salah satu peneliti utama di Ethereum Foundation, mengusulkan pembentukan organisasi yang selaras secara ekonomi untuk “menyelamatkan Ethereum.” Ia juga mengatakan organisasi itu sebaiknya dipimpin dewan yang berisi orang-orang yang ingin harga ETH naik.

Sikap tersebut berseberangan dengan arah resmi yang ditekankan yayasan sejak mandat baru dirilis pada Maret. Perbedaan pandangan itu ikut memperbesar sorotan terhadap posisi Ethereum Foundation di dalam ekosistem yang lebih luas.

Buterin menegaskan bahwa fondasi awal Ethereum Foundation sebenarnya sudah menuntaskan tujuan teknis utamanya pada 2022. Karena itu, ia memandang organisasi tersebut memang tidak dirancang untuk menjadi penjaga abadi jaringan Ethereum.

Dalam penjelasannya, Buterin juga menyebut yayasan kini bergerak menuju entitas yang lebih ramping dan sangat terfokus. Ia menilai organisasi itu harus dipahami sebagai “satu node, dengan tujuan yang jelas, bersama node-node lain.”

Di bawah Bastian Aue, selaku interim co-executive director Ethereum Foundation, Buterin mengatakan organisasi kembali memakai kerangka CROPS. Kerangka itu berakar pada censorship resistance, openness, privacy, dan security.

Buterin menolak pandangan bahwa Ethereum cukup diarahkan pada transaksi yang cepat dan murah. Ia menilai pendekatan semacam itu hanya akan membawa ekosistem ke “jalan menuju mediokritas.”

Sebaliknya, ia mendorong komunitas memusatkan perhatian pada lingkungan yang bisa dibuktikan bebas bug dengan bantuan kemajuan AI. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga sifat konsensus khas Ethereum dan mengurangi ketergantungan pada perantara transaksi.

Arah yang lebih ramping itu juga diikuti langkah pengelolaan yang lebih hemat. Buterin mengatakan Ethereum Foundation akan menjual lebih sedikit ETH dan sedang memasuki periode “austerity ringan”.

Ia juga mengakui bahwa eksposurnya sendiri terhadap aset itu masih besar. Menurut dia, sekitar 90% kekayaan bersihnya masih tersimpan dalam aset digital terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.

Buterin menambahkan bahwa pengaruh dirinya di dalam Ethereum Foundation akan terus menurun, dan hal itu memang menjadi keinginannya. Arah ini selaras dengan dorongannya agar yayasan tidak lagi menjadi pusat tunggal, melainkan bagian dari jaringan yang lebih luas.

Di pasar, Ethereum baru-baru ini diperdagangkan di kisaran $2.100 menurut CoinGecko. Angka itu mencerminkan penurunan 1,6% dalam sepekan, dengan valuasi sekitar $255,4 miliar pada hari Senin.

Aset tersebut juga masih jauh dari rekor tertingginya. Ethereum tercatat turun 57% dari puncak $4.950 pada Agustus, sementara struktur internal yayasan yang mendukungnya kini diarahkan menjadi lebih kecil, lebih ketat, dan lebih fokus pada ketahanan protokol.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru