Jarak tempuh menjadi salah satu kartu utama VinFast saat menyiapkan lini motor listrik untuk pasar Indonesia. Di antara empat model yang disiapkan, Evo Grand mencuri perhatian karena bisa mencapai 262 km dalam sekali isi penuh saat memakai dua baterai.
Langkah ini menunjukkan bahwa VinFast tidak hanya masuk lewat satu tipe motor listrik. Pabrikan tersebut justru membangun portofolio awal yang beragam agar bisa menjangkau kebutuhan pengguna yang berbeda, mulai dari mobilitas singkat di kota sampai pemakaian yang menuntut daya jelajah lebih jauh.
Empat model dengan karakter berbeda
VinFast menyiapkan Flazz, Evo Grand, Feliz, dan Viper sebagai amunisi awal di Indonesia. Masing-masing model punya fokus yang tidak sama, sehingga konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan harian.
Pendekatan seperti ini penting karena pengguna motor listrik di Indonesia tidak selalu mencari hal yang sama. Ada yang membutuhkan motor kecil dan lincah untuk jalan padat, sementara sebagian lain lebih memikirkan kenyamanan, efisiensi, atau jarak tempuh yang lebih panjang.
Evo Grand jadi sorotan utama
Dari keempat model tersebut, Evo Grand tampil sebagai model yang paling menonjol. Motor ini hadir dalam dua versi, yakni standar dan Lite, sehingga bisa menyesuaikan karakter pemakaian yang berbeda.
Versi standarnya menawarkan tenaga yang lebih besar dan kecepatan puncak hingga 70 km per jam. Sementara itu, varian Lite dibuat lebih santai, tetapi tetap relevan untuk kebutuhan komuter harian.
Daya tarik terbesarnya ada pada sistem baterai. Dengan satu baterai, Evo Grand dapat menempuh hingga 134 km, sedangkan penggunaan dua baterai membuat jarak tempuhnya naik menjadi 262 km.
Flazz diposisikan untuk mobilitas perkotaan
Kalau Evo Grand bermain di sisi jarak tempuh, Flazz justru diarahkan untuk kebutuhan yang lebih ringkas. Skuter ini dibuat lebih kompak dan ringan, dengan bobot hanya 72 kg sehingga lebih lincah saat dipakai di area ramai.
Kecepatan maksimumnya mencapai 39 km per jam, jadi karakternya lebih cocok untuk perjalanan pendek dan mobilitas ringan di dalam kota. Flazz memakai baterai LFP 1,2 kWh dengan waktu pengisian penuh sekitar enam setengah jam.
Ada juga opsi baterai tambahan yang membuat jarak tempuhnya bisa menembus 100 km dalam kondisi tertentu. Kombinasi itu membuat Flazz terlihat sebagai pilihan praktis bagi pengguna yang lebih sering berkendara di jalur perkotaan.
Feliz mengisi segmen harian yang seimbang
Di tengah dua karakter yang cukup berbeda itu, Feliz hadir sebagai opsi yang menggabungkan performa, efisiensi, dan kenyamanan harian. Desainnya dibuat simpel dan modern, sehingga cocok untuk pengguna yang menginginkan motor fungsional tanpa tampilan yang terlalu ramai.
Motor listrik ini disebut responsif dengan akselerasi yang halus untuk kebutuhan dalam kota. Kecepatan puncaknya mencapai 70 km per jam, sementara bagasi 34 liter memberi ruang tambahan untuk membawa barang harian.
Feliz juga dibekali regenerative braking untuk membantu efisiensi energi saat motor melambat. Fitur ini memperlihatkan bahwa VinFast tidak hanya mengejar kemampuan jalan, tetapi juga pemakaian yang lebih hemat.
Viper disiapkan sebagai model paling agresif
Di sisi lain, Viper ditempatkan sebagai model paling bertenaga dalam jajaran ini. Karakternya dibuat lebih tegas, dengan fitur yang terasa lebih modern dibanding model lain.
Tenaga puncaknya mencapai 3000 W, sedangkan kecepatan maksimalnya juga berada di angka 70 km per jam. Akselerasinya disebut sigap, sehingga lebih pas untuk pengendara yang menginginkan respons cepat saat bergerak di jalan.
Viper turut membawa layar TFT, Smart Key, dan sertifikasi IP67. Paket ini membuatnya tampil sebagai opsi yang lebih lengkap bagi konsumen yang mencari motor listrik dengan karakter kuat dan fitur yang lebih serius.
Kehadiran empat model sekaligus memperlihatkan arah VinFast saat membidik pasar Indonesia. Dari Flazz yang ringkas sampai Evo Grand yang bisa mencapai 262 km dengan dua baterai, seluruh lini itu disusun untuk menjawab kebutuhan pengguna yang memang sangat beragam.
