Geely mencatat 8.424 unit wholesales di Indonesia hingga Juni 2026 dan langsung masuk jajaran tiga besar merek asal Tiongkok dengan penjualan tertinggi di pasar domestik. Di tengah ketatnya persaingan mobil listrik, capaian itu menempatkan Geely dalam posisi yang semakin sulit diabaikan.
Model Geely EX2 menjadi pendorong paling besar dari pencapaian tersebut. Sepanjang semester pertama tahun ini, model itu menyumbang 6.582 unit dari total wholesales Geely di Indonesia.
EX2 Jadi Tulang Punggung Penjualan
Minat konsumen, terutama di kota-kota besar, mendorong Geely bergerak lebih cepat untuk menambah kapasitas produksi. Langkah ini ditempuh agar waktu inden Geely EX2 bisa dipangkas menjadi sekitar satu bulan.
Mobil listrik itu juga membawa bekal yang relevan untuk kebutuhan harian perkotaan. Jarak tempuhnya diklaim mampu mencapai 395 kilometer, sementara pengisian daya cepat dari 30 persen ke 80 persen dapat ditempuh dalam 25 menit.
Selain efisien, EX2 menawarkan penggerak roda belakang dan radius putar yang ringkas. Dua karakter ini menjadi nilai tambah di pasar urban yang menuntut mobil mudah dikendalikan di ruang terbatas.
| Indikator | Capaian |
|---|---|
| Wholesales Geely di Indonesia | 8.424 unit |
| Sumbangan Geely EX2 | 6.582 unit |
| Jarak tempuh Geely EX2 | 395 kilometer |
| Pengisian daya cepat | 30 persen ke 80 persen dalam 25 menit |
Ekspor Menguat, Strategi Global Makin Agresif
Di tingkat global, Geely juga menunjukkan laju ekspansi yang cepat. Dalam enam bulan pertama 2026, total penjualan globalnya mencapai 1.422.958 unit, dengan ekspor yang melonjak 158 persen secara tahunan.
Berdasarkan data resmi perusahaan, volume ekspor Geely pada semester pertama 2026 mencapai 474.228 unit. Angka itu bahkan sudah melampaui total ekspor mereka sepanjang 2025.
Kontribusi kendaraan energi baru atau NEV juga cukup besar, dengan porsi 59 persen dari total pengiriman ekspor. Komposisi ini menegaskan bahwa Geely tidak hanya mengandalkan volume, tetapi juga mendorong produk elektrifikasi sebagai mesin pertumbuhan.
Perluasan Pasar ke Eropa, Australia, Brasil, dan Indonesia
Ekspansi Geely berlangsung agresif di berbagai wilayah. Dalam 45 hari, perusahaan itu masuk ke tujuh negara Eropa sekaligus, termasuk Jerman dan Prancis, sambil memperkuat distribusi melalui 13 pusat distribusi.
Di Australia, Geely Starray EM-i mencatat hasil menonjol setelah menjadi SUV Plug-in Hybrid terlaris pada Mei 2026. Pencapaian tersebut menunjukkan produk Geely mulai diterima di pasar yang sangat kompetitif.
Perusahaan juga mempercepat lokalisasi manufaktur di Brasil dan Indonesia. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas operasional sekaligus memudahkan suplai suku cadang ke pasar yang lebih luas.
Dengan dorongan ekspor yang kencang dan posisi yang menguat di Indonesia, Geely memperlihatkan bahwa ambisinya tidak berhenti pada status pendatang baru. Strategi yang dipakai bertumpu pada ekspansi global, lokalisasi produksi, dan model elektrifikasi yang cepat mendapat tempat di pasar.
Source: www.suara.com






