Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menundukkan pasangan peringkat satu dunia Kim Won Ho/Seo Seung Jae pada final Japan Open 2026. Kemenangan 21-19, 21-17 itu memastikan gelar ganda putra sekaligus titel Super 750 pertama Indonesia tahun ini.
Pasangan Indonesia menghadapi tekanan besar, terutama pada gim pembuka ketika Kim/Seo sempat menguasai jalannya pertandingan. Namun, Fajar/Fikri mampu mengubah keadaan setelah interval dan menjaga ketenangan pada poin-poin akhir.
Tertinggal pada Gim Pertama
Final dimainkan di Court 1 Tokyo Gymnasium Metropolitan Tokyo pada Minggu, 19 Juli 2026. Kedua pasangan langsung terlibat persaingan ketat dengan selisih poin yang tidak pernah terlalu lebar.
Kim/Seo lebih dahulu unggul 11-8 pada interval gim pertama. Keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir karena Fajar/Fikri berhasil mengejar dan merebut gim pembuka 21-19.
| Gim | Skor Interval | Hasil Akhir |
|---|---|---|
| Pertama | Kim/Seo unggul 11-8 | Fajar/Fikri menang 21-19 |
| Kedua | Fajar/Fikri unggul 11-8 | Fajar/Fikri menang 21-17 |
Kebangkitan pada gim pertama menjadi bagian penting dari kemenangan tersebut. Fajar/Fikri mampu membalik tekanan lawan pada fase akhir dan mempertahankan keunggulan tipis sampai gim selesai.
Hasil gim pertama membuat duel tetap terbuka, tetapi pasangan Merah Putih tampil lebih siap pada gim kedua. Mereka mengambil kendali lebih awal dengan keunggulan 11-8 saat interval.
Keunggulan Dijaga hingga Akhir
Kim/Seo sempat memangkas jarak selepas interval gim kedua. Meski demikian, Fajar/Fikri tidak kehilangan posisi memimpin dalam perebutan angka hingga pertandingan berakhir.
Reli-reli cepat mewarnai gim kedua yang kembali berlangsung sengit. Sejumlah kesalahan Kim/Seo, termasuk challenge yang tidak berhasil, turut memberikan tambahan poin bagi pasangan Indonesia.
Menurut sport.detik.com, kemenangan 21-17 pada gim kedua mengakhiri perlawanan pasangan Korea Selatan tersebut. Fajar/Fikri pun resmi menjadi juara ganda putra Japan Open 2026.
Gelar ini menjadi satu-satunya titel Indonesia di Japan Open 2026. Pencapaian tersebut terasa penting karena diraih dengan mengalahkan pasangan berstatus nomor satu dunia dalam dua gim langsung.
Skor 21-19 dan 21-17 menunjukkan tidak ada ruang besar bagi salah satu pasangan untuk menjauh. Fajar/Fikri tetap mampu mengelola momen penentuan pada kedua gim demi membawa pulang trofi dari Tokyo.
Source: sport.detik.com






