Felipe Ryan Bidik Kemenangan Pamungkas Lawan Persela, Akhiri 10 Bulan Penuh Kenangan di Kendal Tornado FC

Felipe Ryan menempatkan kemenangan atas Persela Lamongan sebagai target utama saat Kendal Tornado FC menutup fase grup Pegadaian Championship 2025/2026. Laga terakhir di Stadion Sriwedari, Solo, pada Minggu (3/5) sore itu menjadi kesempatan terakhir bagi gelandang asal Brasil tersebut untuk mengakhiri musim dengan hasil terbaik.

Bagi Felipe, duel pamungkas itu bukan sekadar soal tiga poin. Pertandingan tersebut juga membawa makna emosional karena menjadi penanda akhir dari hampir 10 bulan kebersamaannya bersama Laskar Badai Pantura.

Pemain berusia 27 tahun itu mengaku merasakan campuran senang dan sedih ketika musim mendekati ujung. Ia senang bisa menjalani masa yang cukup panjang bersama Kendal Tornado FC, tetapi di saat yang sama juga berat karena kebersamaan itu segera selesai.

Selama membela klub, Felipe menilai dirinya mendapat pengalaman yang sangat berkesan. Sejak pertama datang, ia merasa diterima dengan baik dan langsung merasakan suasana kekeluargaan di dalam tim.

Hubungan yang terbangun tidak hanya terlihat di ruang ganti. Felipe menyebut para pemain dan staf pelatih mampu menjaga harmoni sepanjang musim, sehingga perjalanan ini terasa lebih spesial dibanding sekadar rangkaian pertandingan biasa.

Di tengah suasana emosional itu, semangat tim tidak ikut turun. Felipe memastikan seluruh pemain tetap punya motivasi tinggi untuk menutup musim dengan hasil positif saat menghadapi Persela Lamongan.

Ia menilai kerja keras yang dilakukan sepanjang musim membuat semua pemain memiliki perasaan yang sama menjelang laga terakhir. Setelah melalui proses panjang, mereka ingin memberi hasil terbaik sebelum kompetisi benar-benar berakhir.

Felipe juga melihat ada perkembangan yang terasa dari waktu ke waktu di dalam skuad. Bagi dia, kerja keras harian seluruh anggota tim menjadi salah satu alasan kenangan musim ini meninggalkan kesan begitu kuat.

Kebanggaan mengenakan seragam Kendal Tornado FC

Selain menargetkan kemenangan, Felipe menempatkan rasa bangga sebagai bagian penting dari musim yang dijalaninya. Kekompakan, kerja keras, dan rasa kekeluargaan membuatnya merasa nyaman mengenakan seragam Kendal Tornado FC.

Musim ini pun ia pandang bukan hanya sebagai perjalanan kompetisi, tetapi juga proses yang mempererat hubungan antarpersonel tim. Karena itu, laga terakhir melawan Persela menjadi momen yang ingin ditutup dengan hasil sesuai kerja keras mereka.

Kendal Tornado FC membawa misi sederhana namun penting pada laga pamungkas tersebut. Menutup fase grup dengan kemenangan menjadi cara paling tepat bagi Felipe untuk mengakhiri hampir 10 bulan yang ia sebut penuh kenangan.

Source: www.jawapos.com

Berita Terkait