Flutter ternyata bisa dijalankan dan dipelajari langsung melalui HP Android, meski pendekatan ini lebih cocok untuk kebutuhan belajar daripada pengembangan profesional. Agar berjalan, pengguna perlu menyiapkan Termux sebagai lingkungan kerja utama sebelum memasang Flutter SDK.
Langkah ini menarik karena memberi jalan bagi pengguna yang ingin memahami alur kerja Flutter tanpa harus langsung memakai laptop atau PC. Namun, prosesnya tetap membutuhkan beberapa paket tambahan dan pengaturan yang rapi supaya perintah Flutter dapat dikenali sistem.
Termux Jadi Fondasi Awal
Instalasi dimulai dengan mengunduh Termux dari sumber resmi lalu membukanya di HP Android. Setelah itu, paket di dalamnya perlu diperbarui terlebih dahulu agar proses pemasangan berikutnya berjalan lancar.
Tahap pembaruan ini penting karena Termux akan menjadi tempat utama untuk menjalankan seluruh perintah instalasi. Tanpa pembaruan awal, pemasangan paket lain berisiko menghadapi kendala teknis.
Git, Curl, dan Unzip Harus Dipasang
Setelah Termux siap, pengguna perlu memasang Git melalui perintah pkg install git. Paket lain yang ikut dibutuhkan adalah curl dan unzip dengan perintah pkg install curl unzip.
Kombinasi tiga paket ini membantu proses pengunduhan dan ekstraksi Flutter SDK. Mediaindonesia.com menyebut langkah dasar tersebut sebagai bagian penting sebelum masuk ke pemasangan Flutter.
| Tahap | Perintah atau Aksi | Fungsi |
|---|---|---|
| Instal Termux | Unduh dari sumber resmi, buka aplikasi, perbarui paket | Menyiapkan lingkungan kerja |
| Pasang tools | pkg install git, pkg install curl unzip | Mendukung unduhan dan ekstraksi Flutter SDK |
| Atur Path | export PATH=”$PATH:$HOME/flutter/bin” | Membuat perintah Flutter dikenali sistem |
| Cek instalasi | flutter doctor | Memeriksa status pemasangan Flutter |
Flutter SDK Perlu Dimasukkan ke Path
Setelah tools dasar terpasang, pengguna masuk ke folder penyimpanan untuk mengunduh Flutter SDK. Berikutnya, Flutter perlu ditambahkan ke Path dengan perintah export PATH=”$PATH:$HOME/flutter/bin”.
Agar pengaturan tidak hilang saat Termux ditutup, perintah yang sama juga harus dimasukkan ke file konfigurasi Termux. Dengan begitu, Flutter tetap bisa dipanggil pada sesi berikutnya tanpa perlu mengatur ulang.
flutter doctor Menjadi Penanda Akhir
Langkah terakhir adalah menjalankan flutter doctor untuk memeriksa apakah instalasi sudah berjalan dengan baik. Perintah ini juga akan menampilkan komponen yang masih dibutuhkan jika ada bagian yang belum lengkap.
Dengan cara tersebut, Flutter memang dapat dicoba melalui HP Android untuk belajar dasar pengembangan aplikasi. Tetapi untuk pekerjaan yang lebih serius, laptop atau PC tetap lebih nyaman karena mendukung Flutter SDK, Android Studio, dan perangkat pengujian secara lebih optimal.
