Fold 8 Makin Lebar, Fold 8 Ultra Tetap Aman Di Jalur Lama, Samsung Siapkan Dua Wajah Berbeda

Bocoran model tiruan Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra memberi gambaran yang cukup jelas bahwa Samsung sedang memecah arah desain untuk dua ponsel lipat andalannya. Satu model terlihat bergerak ke bentuk yang lebih lebar, sementara model lainnya tetap mempertahankan siluet yang lebih sempit dan akrab.

Perbedaan itu membuat pilihan konsumen tampak akan lebih bergantung pada selera penggunaan, bukan hanya pada label kelas produknya. Samsung disebut siap memperkenalkan keduanya dalam ajang Unpacked pada 22 Juli 2026.

Dua model, dua karakter yang makin jauh

Pada foto replika berkualitas rendah, Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra terlihat tidak lagi menuju bahasa desain yang seragam. Fold 8 justru disebut mengikuti arah baru yang diperkirakan akan dipakai banyak pembuat ponsel pada periode 2026-2027, dengan format yang lebih lebar.

Fold 8 Ultra, sebaliknya, disebut akan tetap mirip dengan Galaxy Z Fold 7. Artinya, nama “Ultra” tidak otomatis berarti perubahan desain paling besar, karena varian ini justru tampak menjadi pilihan yang lebih konservatif.

Bocoran sebelumnya juga sempat menampilkan Fold 8 yang lebih lebar untuk pertama kalinya di dunia nyata. Kehadiran replika itu makin memperkuat dugaan bahwa Samsung memang sedang menyiapkan dua pendekatan yang sangat berbeda dalam satu lini foldable.

Spesifikasi yang ramai dikaitkan dengan Fold 8

Sejumlah rumor mengarah pada Galaxy Z Fold 8 sebagai model yang membawa pembaruan lebih berani. Perangkat ini dikabarkan memakai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Di sisi layar, Fold 8 disebut membawa panel dalam 7,6 inci dengan rasio 4:3 dan layar luar 5,4 inci. Untuk daya, bocoran yang beredar menyebut baterai 4.800 mAh dengan pengisian 45W.

Bagian kamera juga ikut disebut dalam rumor. Konfigurasinya dikaitkan dengan kamera utama 50MP dan kamera ultra-wide 50MP tanpa lensa telephoto.

Ada pula kabar bahwa bobot totalnya berada di angka 200 gram. Jika akurat, angka itu akan menjadi poin penting karena desain yang lebih lebar biasanya memunculkan pertanyaan soal kenyamanan dan ukuran saat digenggam.

Fold 8 Ultra diposisikan lebih aman

Sementara itu, Fold 8 Ultra disebut lebih dekat ke Galaxy Z Fold 7 ketimbang ke Fold 8 biasa. Perbedaan ini membuat Samsung tampak ingin memberi dua opsi yang benar-benar berbeda untuk pengguna yang punya preferensi desain masing-masing.

Dengan pola seperti itu, Fold 8 menjadi wajah perubahan, sedangkan Fold 8 Ultra menjadi jalur yang lebih familiar. Strategi tersebut menunjukkan bahwa Samsung tidak lagi menempatkan “Ultra” sebagai sekadar penanda paling premium, melainkan sebagai salah satu pilihan dalam pendekatan desain yang lebih luas.

Latar persaingan foldable semakin ketat

Perubahan arah desain ini juga tidak lepas dari lanskap persaingan yang ikut bergerak. Langkah Apple disebut mendorong hadirnya foldable iPhone mendatang dengan format yang lebih lebar.

Namun, Huawei dilaporkan sudah lebih dulu meluncurkan Huawei Pura X Max beberapa bulan sebelumnya. Situasi itu membuat persaingan desain ponsel lipat tidak lagi menunggu pemain besar dari kelas flagship lain untuk memulai arah baru.

Samsung sendiri dikabarkan akan menggelar Unpacked berikutnya pada 22 Juli 2026. Pada periode yang sama, foldable iPhone Ultra disebut akan meluncur pada September bersama seri iPhone 18 Pro, sehingga paruh waktu itu berpotensi menjadi momen ramai untuk arah baru ponsel lipat dan ponsel flagship secara umum.

Source: www.notebookcheck.net

Berita Terkait