Di Peninsula Island, seluruh motor Ducati disusun membentuk angka “100” setelah rangkaian We Ride As One 2026 selesai. Formasi itu menjadi penanda satu abad perjalanan Ducati sekaligus menjadi pusat perhatian dari perayaan yang berlangsung di Bali.
Momen tersebut menutup kegiatan yang tidak hanya berisi konvoi komunitas, tetapi juga menghadirkan unsur perayaan merek dan promosi destinasi wisata. Ducati Indonesia memadukan riding, kebersamaan, dan suasana liburan dalam satu agenda yang dibuat lebih tertib dan hangat di salah satu lokasi wisata unggulan Indonesia.
Puncak acara berlangsung pada 9 Mei 2026 dengan iring-iringan 110 motor Ducati. Sebelum rombongan bergerak, peserta lebih dulu mengikuti briefing keselamatan berkendara yang dipandu Aftersales Director Ducati Indonesia, Dito Mulyawadi.
Konvoi besar itu menarik perhatian karena melibatkan sembilan lini motor Ducati sekaligus. Model yang ikut ambil bagian mencakup Superbike, Multistrada, DesertX, Hypermotard, Streetfighter, Diavel, Monster, Sport Classic, dan Scrambler.
Rute perjalanan dimulai dari kawasan ITDC. Dari sana, rombongan melintas di Tol Bali Mandara dengan pemandangan laut Bali sebelum kembali menuju Nusa Dua dan finis di Peninsula Island.
Pilihan jalur tersebut membuat kegiatan ini terasa berbeda dari sekadar konvoi biasa. Ducati Indonesia menempatkan pengalaman berkendara berdampingan dengan lanskap Bali yang sudah lama dikenal sebagai daya tarik utama wisata.
Pesan keselamatan di tengah rombongan besar
Briefing keselamatan menjadi bagian yang tidak dilewatkan sebelum para peserta turun ke jalan. Ducati Indonesia menekankan pemahaman rute serta pentingnya keselamatan bagi rombongan maupun pengguna jalan lain.
Pendekatan itu membuat acara terasa lebih terarah meski diikuti ratusan Ducatisti dari berbagai komunitas dan daerah. Kegiatan tetap dibuat meriah, tetapi alurnya dijaga agar tertib sejak awal hingga akhir.
CEO Ducati Indonesia, Jimmy Budhijanto, menilai kegiatan seperti ini bisa memberi dampak positif bagi citra pariwisata Bali di mata internasional. Ia melihat rangkaian yang berjalan rapi dan berwarna dapat menampilkan daya tarik Bali melalui budaya, panorama alam, dan keramahan yang sudah dikenal luas.
Kehadiran tokoh Ducati Corse
Selain peserta dari berbagai komunitas, acara ini juga mendapat perhatian lebih karena hadirnya Paolo Ciabatti. Ia merupakan General Manager Ducati Corse Off-Road dan datang langsung ke Bali untuk berbaur dengan para Ducatisti.
Paolo turut melepas keberangkatan peserta sebelum konvoi dimulai. Kehadirannya membuat perhelatan ini terasa lebih kuat sebagai bagian dari jaringan kegiatan global Ducati, bukan sekadar agenda komunitas di level lokal.
Ia bahkan menyebut konsep We Ride As One yang dihadirkan Ducati Indonesia sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Pernyataan itu ikut menegaskan posisi Bali sebagai panggung penting bagi kegiatan Ducati berskala internasional.
Suasana akrab juga berlanjut setelah konvoi usai. Para peserta berkumpul dalam makan malam barbeque bersama, melengkapi rangkaian yang sejak awal menggabungkan riding, kebersamaan, dan nuansa liburan.
Dengan 110 motor, sembilan lini model, tamu istimewa dari Ducati Corse, dan formasi angka “100”, We Ride As One 2026 di Bali tampil sebagai perayaan yang padat makna. Ducati Indonesia menempatkan keselamatan, komunitas, dan promosi pariwisata dalam satu acara yang berlangsung di tengah atmosfer khas Bali.
Source: oto.detik.com






