Casio memberi lapisan koleksi yang cukup serius pada dua rilisan bertema Star Wars ini. Alih-alih hanya mengandalkan logo film, perusahaan melengkapi keduanya dengan watch stand khusus yang dibuat menyerupai kartu identitas pemburu bayaran dan dikirim dalam kondisi datar.
Aksesori tersebut punya magnet bawaan sehingga bisa dilipat menjadi bentuk 3D yang kaku. Kehadiran stand ini mempertegas bahwa dua jam baru itu memang diarahkan sebagai produk koleksi, bukan sekadar jam harian dengan sentuhan lisensi.
Dua model yang dimaksud adalah G-Shock GM2100-1ASW dan Baby-G BA110YK-3ASW. Keduanya hadir menjelang film The Mandalorian and Grogu, dengan penyesuaian desain yang langsung mengacu pada The Mandalorian dan Grogu.
Pada GM2100-1ASW, Casio menonjolkan kesan besar dan maskulin untuk mewakili armor Mandalorian. Bezel forged stainless steel dengan finishing brushed dibuat agar terasa seperti Beskar steel, material ikonik yang melekat pada karakter tersebut di semesta Star Wars.
Model ini dijual seharga $220 dan memiliki dimensi 49.3 x 44.4 x 11.8 mm. Bobotnya 72 gram, lalu format yang dipakai adalah hybrid analog-digital yang menggabungkan jarum konvensional dengan layar LCD kecil.
Berbeda dari itu, BA110YK-3ASW diposisikan sebagai tie-in untuk Grogu. Casio memberi finishing resin berwarna hijau agar tampilannya lebih dekat dengan karakter yang diangkat.
Jam Baby-G tersebut dijual seharga $130. Ukurannya lebih ringkas dan bobotnya 45 gram, sehingga lebih cocok untuk pergelangan yang lebih kecil tanpa meninggalkan identitas visual khas Baby-G.
Meski karakter yang diwakili berbeda, kedua model tetap memakai tampilan hybrid analog-digital. Kesamaan ini menjaga bahasa desain keduanya tetap seragam, meskipun target visualnya dibedakan dengan jelas.
Dari sisi ketahanan, GM2100-1ASW membawa struktur pelindung inti khas G-Shock untuk menghadapi benturan. Jam ini juga tahan air hingga 200 meter dan dilengkapi fitur hand shift agar jarum analog bisa bergeser sementara saat layar digital perlu dibaca lebih mudah.
Sumber dayanya berasal dari dua baterai SR726W dengan estimasi daya tahan sekitar tiga tahun. Kombinasi itu membuat model ini tetap relevan untuk pemakaian harian meski dikemas sebagai rilisan bertema koleksi.
BA110YK-3ASW juga mempertahankan resistansi guncangan khas Baby-G. Ketahanan airnya berada di level 100 meter, dengan estimasi baterai bertahan sekitar dua tahun.
Casio turut membekali dua jam ini dengan paket fitur yang serupa. Di dalamnya ada world time, stopwatch 1/100 detik, countdown timer, dan lima alarm harian.
Perbedaan kecil tetap hadir pada rincian teknis. GM2100 mendukung 31 zona waktu dan memakai double white LED, sedangkan BA110 mendukung 29 zona waktu dengan amber LED.
Kedua model mulai tersedia pada 1 Mei di Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Eropa. Penjualannya dilakukan melalui retailer tertentu, toko G-Shock SoHo, dan situs resmi Casio.
Rilisan Star Wars ini juga menambah daftar kolaborasi tematik Casio yang belakangan makin ekspresif. Sebelumnya, perusahaan sempat memperkenalkan Mudmaster GWG-B1000MG-1A9 dengan desain terinspirasi magma dan G-Shock bertema Coca-Cola dengan tampilan yang mengacu pada botol ikonik merek tersebut.
Pada dua jam terbaru ini, Casio terlihat menaruh bobot yang seimbang antara identitas karakter, fungsi harian, dan elemen koleksi. Hasilnya, GM2100-1ASW dan BA110YK-3ASW terasa seperti rilisan yang dibangun dengan pendekatan lebih serius daripada sekadar tempelan tema film.
Source: www.gizmochina.com