Di lintasan ekstrem di Beijing, JETOUR memperlihatkan dua wajah berbeda dari SUV hybrid lewat G700 dan T2 i-DM. Keduanya sama-sama dibangun untuk menarik perhatian, tetapi masing-masing membawa tujuan yang tidak sama.
G700 tampil sebagai model yang paling menekankan ketangguhan. JETOUR memposisikannya sebagai All-Terrain Premium Hybrid Off-road SUV dengan desain tangguh yang tetap dipadukan dengan kenyamanan kabin.
Karakter premium itu terlihat dari isi ruang dalamnya. G700 dibekali sistem audio Lexicon dan kursi dengan fitur pijat delapan titik, sehingga pendekatannya tidak hanya soal kemampuan melibas medan berat.
Di sisi performa, G700 juga mencatat akselerasi 0-100 km per jam dalam 4,6 detik. Selain itu, mobil ini mampu melintasi genangan air setinggi 970 mm, sebuah angka yang menegaskan kesiapan kendaraan untuk kondisi jalan yang sulit.
Kemampuan tersebut didukung oleh GAIA Architecture. JETOUR juga menyematkan sistem tiga differential lock agar traksi tetap terjaga saat menghadapi medan berat dan permukaan yang menantang.
Karakter berbeda pada T2 i-DM
Jika G700 diarahkan untuk menaklukkan medan ekstrem, T2 i-DM membawa pendekatan yang lebih fleksibel. SUV Plug-in Hybrid ini diposisikan sebagai model yang menggabungkan efisiensi dengan tenaga besar untuk berbagai kebutuhan perjalanan.
T2 i-DM memakai mesin hybrid 1.5TD-3DHT dengan tenaga 280 kW dan torsi 610 Nm. Angka tersebut menunjukkan bahwa efisiensi masih bisa berjalan bersama performa yang kuat.
Untuk mendukung pengalaman berkendara, JETOUR menanamkan Snapdragon 8155 Smart Chip dan layar kontrol 15,6 inci. Kehadiran dua elemen ini memperkuat kesan modern sekaligus membuat kabin terasa lebih terhubung.
Model ini juga membawa panoramic imaging 540 derajat. Fitur tersebut membantu visibilitas saat bermanuver, terutama ketika kendaraan harus bergerak di area sempit atau kondisi yang memerlukan pemantauan lebih detail.
Ada pula suplai daya eksternal 3.3 kW yang menambah fungsi praktis T2 i-DM. Fitur ini memperluas skenario penggunaan kendaraan, terutama saat perjalanan membutuhkan dukungan daya di luar mobil.
Pembuktian dua arah bagi SUV hybrid
Pengujian ekstrem itu menjadi cara JETOUR menunjukkan bahwa teknologi hybrid tidak harus hadir dalam satu bentuk yang sama. G700 dan T2 i-DM justru memperlihatkan dua arah pengembangan yang berbeda, tetapi sama-sama disiapkan untuk kebutuhan pengguna yang beragam.
Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah menilai sesi test drive ini dibuat agar inovasi JETOUR bisa dirasakan langsung. Ia menyebut pendekatan itu sebagai bagian dari komitmen merek dalam menghadirkan pengalaman Travel+ yang menggabungkan teknologi, performa, dan gaya hidup dalam satu perjalanan.
Ranggy juga menegaskan bahwa G700 dan T2 i-DM memang disiapkan untuk peran yang berbeda. G700 fokus pada performa maksimal di medan ekstrem, sedangkan T2 i-DM menawarkan fleksibilitas dan efisiensi untuk kebutuhan perjalanan yang lebih luas.
Pembedaan karakter itu membuat keduanya relevan bagi konsumen Indonesia. Kebutuhan harian dan kebutuhan eksplorasi sama-sama masuk dalam pola penggunaan SUV saat ini, dan dua model ini diarahkan untuk menjawab dua sisi tersebut.
Source: www.suara.com






