Gaji Ke-13 ASN Jatim Dicairkan Penuh, Legislator Ini Sebut Tanda Kepedulian Nyata

Author: Redaksi Android62

Gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara di Jawa Timur mulai dicairkan secara penuh tanpa pemotongan. Kebijakan itu berlaku untuk PNS, PPPK, hingga PPPK paruh waktu, sehingga ribuan pegawai menerima haknya sesuai ketentuan.

Anggota DPD RI Lia Istifhama menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan pegawai. Menurut dia, aparatur sipil negara adalah ujung tombak pelayanan publik yang layak memperoleh hak secara optimal.

Momentum yang Tepat Menjelang Tahun Ajaran Baru

Ning Lia menilai pencairan gaji ke-13 pada periode ini sangat membantu karena bertepatan dengan menjelang tahun ajaran baru. Pada masa tersebut, kebutuhan keluarga biasanya meningkat, terutama untuk biaya pendidikan anak.

Ia juga menyebut proses administrasi pencairan sudah berjalan di berbagai daerah di Jawa Timur. Para ASN pun mulai menerima gaji ke-13 sesuai hak yang telah ditetapkan.

PPPK Paruh Waktu Ikut Merasakan Dampaknya

Kebijakan ini tidak hanya menyentuh PNS dan PPPK penuh waktu, tetapi juga PPPK paruh waktu yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang di Jawa Timur. Mereka ikut menerima manfaat dari pencairan gaji ke-13 tersebut.

Selain gaji bulanan, PPPK paruh waktu memperoleh gaji ke-13 yang dihitung berdasarkan masa pengabdian dan tingkat pendidikan. Mereka juga menerima tambahan komponen tunjangan dengan nominal yang sama bagi seluruh PPPK paruh waktu.

Ning Lia menyebut gabungan dua komponen itu membuat sebagian besar PPPK paruh waktu menerima tambahan penghasilan yang cukup signifikan pada bulan ini. Dalam sejumlah kasus, pendapatan yang diterima bahkan mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan bulan biasa.

Dorongan bagi Konsumsi dan Ekonomi Rumah Tangga

Tambahan penghasilan ASN diperkirakan ikut mendorong konsumsi rumah tangga dan menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Dengan gaji bulanan dan gaji ke-13 yang diterima bersamaan, pegawai dinilai lebih leluasa memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan anak, dan kebutuhan sosial lainnya.

Situasi itu juga memberi ruang bagi pegawai untuk menjalankan tugas pelayanan dengan lebih tenang. Ning Lia menegaskan bahwa pencairan gaji ke-13 secara penuh menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas birokrasi harus berjalan seiring dengan pemenuhan hak pegawai tepat waktu dan sesuai ketentuan.

Karena itu, ribuan ASN di Jawa Timur kini menyambut pertengahan tahun dengan rasa syukur dan optimisme yang lebih besar. Kebijakan ini sekaligus memperlihatkan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan pegawai tetap menjadi bagian penting dalam menjaga mutu layanan publik.

Source: kabarjawatimur.com
Berita Terbaru