Samsung memperluas fungsi Galaxy Watch dan Galaxy Ring ke ranah yang lebih praktis di rumah. Keduanya kini bisa dipakai untuk membantu mengatur AC agar suhu kamar tetap nyaman saat tidur melalui fitur baru bernama WindFree Wearable Good Sleep.
Fitur ini menghubungkan data tidur dari wearable Galaxy langsung ke pendingin ruangan. Hasilnya, pengaturan AC tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menyesuaikan kondisi tubuh pengguna selama malam berjalan.
Berbeda dari Good Sleep sebelumnya, versi terbaru ini memakai data langsung dari Galaxy Watch atau Galaxy Ring untuk menentukan suhu yang dianggap ideal saat istirahat. Samsung menempatkannya sebagai langkah lanjutan dalam integrasi perangkat wearable dengan AC buatannya sendiri.
AC menyesuaikan suhu mengikuti fase tidur
Cara kerjanya dibuat bertahap agar perubahan suhu terasa lebih alami. Saat perangkat mendeteksi tubuh berpindah dari kondisi terjaga ke tertidur, sistem akan mengirim sinyal ke AC untuk menyesuaikan suhu sesuai fase tidur.
Pada awal tidur, AC mempertahankan suhu dingin. Pengaturan ini ditujukan agar proses tertidur terasa lebih mudah dan nyaman bagi pengguna.
Saat pengguna masuk ke fase tidur yang lebih dalam, suhu kemudian dibuat sedikit lebih hangat. Penyesuaian itu bisa dilakukan dengan menaikkan setelan temperatur AC atau mematikannya sepenuhnya.
Samsung menyebut perubahan ini tidak berhenti pada satu tahap saja. Sistem dapat melakukan penyesuaian beberapa kali dalam semalam, mengikuti pola tidur masing-masing pengguna.
Syarat perangkat agar fitur bisa dipakai
WindFree Wearable Good Sleep hanya berjalan dengan lini AC Bespoke 2026. Secara khusus, pengguna perlu memiliki Bespoke AI WindFree air conditioner agar fungsi tersebut dapat digunakan.
Untuk mengaktifkannya, pengguna harus memasang aplikasi SmartThings pada Galaxy Watch atau Galaxy Ring. AC juga perlu terhubung ke jaringan Wi-Fi rumah supaya seluruh perangkat bisa saling terintegrasi.
Pengaturan dapat dilakukan langsung dari jam tangan melalui menu “Sleep well with smart devices”. Menu itu menjadi pusat aktivasi untuk sinkronisasi antara wearable dan perangkat rumah.
Galaxy Watch dan Galaxy Ring jadi sumber data utama
Galaxy Watch diposisikan Samsung sebagai perangkat kesehatan dan kebugaran dengan fitur wellness baru serta elemen berbasis AI. Model Galaxy Watch 8 yang ditampilkan memiliki ukuran 40 mm dan 44 mm, layar Super AMOLED 1,3 inci dan 1,5 inci, chip Exynos W1000, RAM 2 GB, dan penyimpanan 32 GB.
Galaxy Ring hadir sebagai alternatif wearable yang lebih kecil untuk pelacakan aktivitas dan tidur. Cincin pintar ini dibekali sensor accelerometer, PPG, dan sensor suhu kulit, dengan daya tahan baterai hingga 7 hari.
Kemampuan itu membuat Galaxy Ring relevan untuk sistem baru ini. Sensor suhu kulit dan pelacakan tidur membantu membaca perubahan kondisi pengguna saat beristirahat.
Galaxy Ring juga memiliki ketahanan air IP68 dan 10 ATM, serta tersedia dalam ukuran 5 hingga 13. Perangkat ini memang tidak mendukung notifikasi, tetapi fokusnya tetap pada pemantauan kesehatan dan tidur.
Arah baru ekosistem SmartThings
Fitur ini menunjukkan arah baru Samsung dalam ekosistem perangkat pintarnya. Wearable tidak lagi berhenti sebagai alat pemantau kesehatan, tetapi juga menjadi pemicu otomatis bagi perangkat rumah tangga.
Samsung sudah lama mendorong integrasi lintas perangkat melalui SmartThings. Namun, penggunaan data tidur secara real time untuk mengatur AC memperlihatkan tingkat keterhubungan yang lebih spesifik dan lebih personal.
Bagi pengguna yang sudah berada dalam ekosistem Galaxy dan SmartThings, fitur ini berpotensi memberi nilai tambah yang nyata. Suhu kamar tidak lagi ditentukan manual sebelum tidur, tetapi menyesuaikan ritme tubuh sepanjang malam.
Dalam konteks itu, Galaxy Watch dan Galaxy Ring tidak hanya membantu memantau tidur. Keduanya kini ikut mengatur kenyamanan kamar agar pengguna bisa bangun tanpa repot dan dengan kondisi istirahat yang lebih pas.
Source: www.androidpolice.com






