Galaxy Watch Ultra 2 diposisikan sebagai jam tangan pintar Samsung yang paling tegas membedakan diri dari model harian. Bocoran terbaru menunjukkan perangkat ini membawa desain yang lebih berani, material yang lebih tangguh, dan fitur yang diarahkan untuk penggunaan berat.
Di sisi lain, Galaxy Watch 9 tetap mempertahankan pendekatan yang lebih sederhana dan akrab bagi pengguna umum. Samsung tampak ingin membuat garis pemisah yang jelas antara perangkat premium-rugged dan smartwatch harian tanpa mengubah identitas dasarnya secara ekstrem.
Ultra 2 tampil lebih agresif
Perubahan paling mudah dikenali ada pada Galaxy Watch Ultra 2. Model ini disebut memakai casing bergaya squircle yang lebih kotak, dipadukan dengan bezel bernomor 1 sampai 12 untuk memberi kesan berbeda dari jam Samsung biasa.
Bezel yang lebih tipis dan tombol yang lebih ramping juga ikut disebut dalam bocoran tersebut. Detail ini membuat Ultra 2 terlihat lebih premium sekaligus menegaskan karakter khas lini Ultra.
Galaxy Watch 9 tetap aman untuk pemakaian harian
Galaxy Watch 9 mengambil arah yang lebih konservatif dengan wajah bundar dan lug yang ramping. Model ini tetap terasa dekat dengan desain smartwatch klasik, sehingga lebih mudah diterima oleh pengguna yang tidak ingin tampilan terlalu agresif.
Samsung juga menyiapkan dua ukuran untuk Galaxy Watch 9, yakni 40 mm dan 44 mm. Sementara itu, Galaxy Watch Ultra 2 hanya hadir dalam ukuran 47 mm, yang memperkuat kesan besar dan dominan di pergelangan tangan.
Material dan ketahanan dibedakan sejak awal
Ultra 2 memakai titanium dan tersedia dalam warna titanium gray serta titanium silver. Samsung juga menyiapkan band hijau baru dengan branding Ultra untuk memperjelas identitas model ini.
Galaxy Watch 9 menggunakan bodi aluminium dengan pilihan warna yang dibedakan berdasarkan ukuran. Varian 40 mm hadir dalam cream dan graphite, sedangkan model 44 mm tersedia dalam silver dan graphite.
Perbedaan fungsi semakin terlihat dari daya tahannya. Ultra 2 membawa rating tahan air 10 ATM serta sertifikasi IP68 dan MIL-STD-810H, yang membuatnya lebih cocok untuk aktivitas berat dan kondisi lingkungan yang beragam.
Galaxy Watch 9 menawarkan ketahanan yang lebih umum untuk penggunaan sehari-hari. Model ini disebut memiliki rating 5ATM, IP68, dan MIL-STD-810H, cukup untuk olahraga dan aktivitas rutin tanpa menonjolkan karakter ekstrem.
Spesifikasi utama ikut naik
Dari sisi performa, Ultra 2 disebut ditenagai Snapdragon Wear Elite dengan RAM 2 GB. Bocoran spesifikasi juga mencantumkan penyimpanan 32 GB dan dedicated Hexagon NPU untuk kemampuan AI di perangkat.
Galaxy Watch 9 juga mengarah ke peningkatan performa yang serupa, meski detailnya belum sepenuhnya seragam. Ada informasi yang menyebut Samsung bisa memakai prosesor Snapdragon atau Exynos tergantung wilayah, sementara tabel bocoran lain mencantumkan Snapdragon Wear Elite 3nm dengan RAM 2 GB dan storage 32 GB.
Terlepas dari perbedaan detail itu, keduanya sama-sama diproyeksikan membawa pengalaman yang lebih cepat dan responsif dibanding generasi sebelumnya. Multitasking juga diperkirakan berjalan lebih mulus, terutama untuk aplikasi kebugaran dan fitur harian.
Layar, baterai, dan konektivitas
Galaxy Watch Ultra 2 disebut memakai panel Super AMOLED 1,5 inci dengan kaca safir dan tingkat kecerahan di atas 3.000 nits. Kombinasi ini jelas diarahkan untuk visibilitas luar ruangan yang lebih baik.
Galaxy Watch 9 hadir dengan dua pilihan layar Super AMOLED, yakni 1,34 inci dan 1,47 inci, juga dengan kaca safir. Pendekatan ini lebih menyesuaikan ukuran pergelangan tangan pengguna daripada mengejar tampilan yang paling ekstrem.
Di sektor baterai, Ultra 2 menjadi model yang paling menonjol. Kapasitasnya disebut 784 mAh dan dipasarkan sebagai 800 mAh, dengan klaim pemakaian sekitar 3 sampai 4 hari dalam sekali isi daya.
Galaxy Watch 9 mendapat peningkatan yang lebih moderat. Versi 40 mm disebut membawa baterai sekitar 382 mAh, sedangkan model 44 mm memakai 435 mAh, yang tetap diklaim lebih baik dari pendahulunya.
Kedua model sama-sama mendukung pengisian daya nirkabel 10W. Namun, Ultra 2 jelas diarahkan pada pengguna yang ingin lebih jarang mengisi ulang daya.
| Model | Ukuran | Baterai | Ketahanan |
|---|---|---|---|
| Galaxy Watch Ultra 2 | 47 mm | 784 mAh | 10 ATM, IP68, MIL-STD-810H |
| Galaxy Watch 9 | 40 mm | 382 mAh | 5ATM, IP68, MIL-STD-810H |
| Galaxy Watch 9 | 44 mm | 435 mAh | 5ATM, IP68, MIL-STD-810H |
Untuk konektivitas, Galaxy Watch 9 disebut mendukung Bluetooth 6.0, Wi‑Fi 5GHz, UWB, NFC, dan LTE opsional. Galaxy Watch Ultra 2 melangkah lebih jauh dengan Bluetooth 6.0, Wi‑Fi 6, UWB, serta 5G RedCap atau LTE sebagai fitur standar.
One UI 9 Watch menjadi fondasi antarmuka baru
Samsung juga disebut membawa Wear OS 7 dengan One UI 9 Watch pada kedua perangkat. Pembaruan ini mencakup antarmuka yang lebih intuitif dan pengalaman penggunaan yang lebih rapi.
Pada Ultra 2, One UI 9 Watch dikabarkan dibarengi kemampuan AI yang lebih maju di perangkat. Aplikasi kesehatan juga disebut ikut didesain ulang agar pelacakan kebugaran dan pemantauan data kesehatan terasa lebih mudah.
Bocoran ini menunjukkan bahwa Samsung tidak mengejar perubahan total pada lini jam pintarnya. Perusahaan justru memilih penyempurnaan yang terarah, dengan Galaxy Watch Ultra 2 tampil makin tegas sebagai model tangguh dan Galaxy Watch 9 tetap menjadi pilihan yang lebih praktis untuk penggunaan harian.
