Galaxy Z Fold 8 tampaknya masih akan menjadi andalan Samsung untuk mempertahankan Snapdragon, sementara Galaxy Z Flip 8 justru masih menyisakan banyak tanda tanya. Bocoran terbaru memberi kesan bahwa Samsung mulai membagi arah chipset di lini foldable, dengan Fold bergerak ke jalur yang lebih konsisten dan Flip masih menunggu keputusan yang lebih jelas.
Petunjuk itu muncul dari source code resmi Samsung, menurut akun X @erenylmaz075. Walau belum menyebut jenis chip secara spesifik, temuan tersebut cukup untuk memicu spekulasi baru soal Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8.
Di sisi Fold, sinyal yang beredar terlihat lebih kuat. Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Wide disebut mengarah ke Snapdragon, sejalan dengan rumor sebelumnya yang sudah lebih dulu beredar.
Rumor lama juga menyebut kedua model itu akan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chip tersebut dikabarkan hadir dalam versi “for Galaxy”, yang biasanya menandai optimasi tambahan untuk perangkat Samsung.
Pola ini terasa masuk akal jika melihat langkah Samsung pada generasi sebelumnya. Galaxy Z Fold 7 tetap memakai Snapdragon, sedangkan Galaxy Z Flip 7 dan Galaxy Z Flip 7 FE justru menjadi ponsel lipat Samsung pertama yang beralih ke Exynos.
Posisi Flip 8 masih belum jelas
Berbeda dengan Fold, Galaxy Z Flip 8 belum mendapatkan arah chipset yang tegas. Bocoran yang beredar belum memastikan apakah perangkat ini akan memakai Exynos sepenuhnya, dibagi berdasarkan pasar, atau masih berada dalam tahap penentuan internal.
Kondisi itu membuat seri Flip tetap jadi bagian paling menarik dari perubahan strategi Samsung. Setelah Galaxy Z Flip 7 dan Galaxy Z Flip 7 FE menggunakan Exynos, banyak pihak menilai pola tersebut berpeluang berlanjut ke generasi berikutnya.
Ada juga laporan yang lebih lama dari Desember 2025 yang menyebut Galaxy Z Flip 7 akan memakai Exynos 2600. Walau informasi itu tidak menjawab nasib Flip 8 secara langsung, laporan tersebut ikut memperkuat dugaan bahwa Samsung memang sedang membuka ruang lebih besar untuk Exynos di lini Flip.
Strategi chipset Samsung mulai terpisah
Dari rangkaian rumor yang muncul, Samsung tampak membangun pembagian strategi yang lebih tegas di keluarga foldable. Fold berpotensi tetap identik dengan Snapdragon, sedangkan Flip bisa menjadi ruang yang lebih fleksibel untuk Exynos.
Pendekatan seperti ini memberi Samsung lebih banyak opsi dalam menempatkan tiap model. Namun, sampai ada pengumuman resmi, belum bisa dipastikan apakah pola tersebut akan berlaku secara global atau berbeda di tiap pasar.
Di luar chipset, perubahan desain untuk Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 juga disebut tidak akan terlalu besar. Keduanya kemungkinan tampil kurang lebih mirip dengan pendahulunya.
Berbeda lagi dengan Galaxy Z Fold 8 Wide, model ini justru menjadi sorotan karena disebut sebagai tambahan baru dalam portofolio foldable Samsung. Kehadiran nama tersebut membuat pilihan chipsetnya ikut diperhatikan sejak awal.
Samsung disebut bisa mengumumkan foldable generasi berikutnya pada akhir musim panas. Hingga saat itu tiba, detail harga belum diketahui dan semua informasi yang beredar masih perlu diperlakukan sebagai rumor sampai ada kepastian resmi.
Source: www.sammobile.com





