Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul Di Bluetooth SIG, Strategi Samsung Soal Fold 8 Makin Teka-Teki

Kemunculan nama “Galaxy Z Fold 8 Ultra” di listing Bluetooth SIG langsung membuat arah lini foldable Samsung kembali jadi sorotan. Yang membuatnya menarik, label itu sudah muncul di jalur sertifikasi resmi, meski isi perangkatnya sendiri masih belum diungkap.

Temuan seperti ini biasanya dianggap lebih kuat daripada rumor biasa karena datang dari dokumen yang memang dipakai untuk kebutuhan sertifikasi konektivitas. Namun, daftar Bluetooth SIG hanya memberi petunjuk dasar, jadi belum ada gambaran soal layar, chipset, kamera, atau fitur lain yang akan dibawa perangkat tersebut.

Nama yang Muncul, Detail yang Masih Tertutup

Sumaho Digest yang kemudian disorot SamMobile menyebut nama “Galaxy Z Fold 8 Ultra” tampil terbuka di listing itu. Publikasi tersebut juga menilai kemunculannya mengarah ke kehadiran perangkat untuk pasar Jepang.

Dalam laporan itu, ada beberapa nomor model yang dikaitkan dengan Fold 8 Ultra. Masing-masing nomor model disebut terhubung dengan operator berbeda dan juga versi SIM-free.

Kondisi ini membuat perangkat tersebut terasa nyata, tetapi tetap sulit dipetakan. Samsung belum membuka spesifikasi apa pun yang bisa memastikan posisi Fold 8 Ultra di keluarga Fold 8.

Rumor Penamaan yang Justru Membingungkan

Kerumitan tidak berhenti di sertifikasi. Seorang pembocor asal China sebelumnya menyebut Samsung mengubah strategi penamaan untuk seri Galaxy Z Fold 8.

Dalam klaim itu, penerus langsung Fold 7 justru akan memakai nama “Galaxy Z Fold 8 Ultra”. Sementara model lipat lebar yang sejak lama dirumorkan hadir dengan nama “Wide Fold” disebut akan memakai nama “Galaxy Z Fold 8” biasa.

Jika skenario tersebut benar, Samsung akan membalik ekspektasi pasar. Selama ini, banyak orang mengira model yang paling besar atau paling berbeda akan mendapat embel-embel Ultra, tetapi rumor itu justru menunjukkan pembagian nama yang tidak biasa.

Posisi Ultra Belum Tentu Berarti Paling Lengkap

Masalahnya, label Ultra kali ini belum otomatis identik dengan perangkat yang paling kaya fitur. Rumor yang beredar justru menyebut Fold yang memakai nama Ultra tidak membawa beberapa fitur yang sebelumnya diharapkan.

Salah satunya adalah absennya Privacy Display. Selain itu, perangkat tersebut juga dirumorkan tidak mendukung S Pen pada generasi ini.

Isu S Pen sendiri cukup menarik karena Samsung disebut menipiskan Fold 7. Ruang untuk stylus berpotensi bertabrakan dengan desain yang lebih ramping itu, sehingga tidak semua harapan pengguna tampak akan terpenuhi.

Di sisi lain, model Fold 8 yang lebih lebar disebut mengambil arah berbeda. Rumor menyebut perangkat itu hanya memakai dua kamera belakang, yaitu kamera utama 50MP dan ultrawide.

Jika informasi tersebut akurat, model itu tidak akan memiliki kamera telefoto. Kamera telefoto justru disebut lebih mungkin hadir pada perangkat yang akhirnya memakai nama Fold 8 Ultra.

Perbedaan itu membuat label Ultra terasa masuk akal dari sisi konfigurasi kamera, bukan semata-mata ukuran layar. Dengan begitu, penamaan Samsung justru terlihat makin sulit dibaca karena belum ada konfirmasi resmi soal segmentasi produk yang sebenarnya.

Sampai sekarang, Samsung belum memberikan penjelasan resmi mengenai nama final, pembagian model, atau susunan fitur lengkap seri tersebut. Yang pasti, munculnya “Galaxy Z Fold 8 Ultra” di jalur sertifikasi resmi sudah cukup untuk menunjukkan bahwa Samsung sedang menyiapkan sesuatu dengan label itu.

Source: www.androidcentral.com

Berita Terkait