Gaming Panjang Tetap Milik Snapdragon 8s Gen 4, Dimensity 8500 Ultra Kalah Konsisten

Author: Redaksi Android62

Hasil pengujian terbaru menempatkan Snapdragon 8s Gen 4 sebagai chip yang lebih meyakinkan dibanding Dimensity 8500 Ultra, terutama saat masuk ke beban gaming dan benchmark grafis. Selisihnya terlihat bukan hanya pada skor mentah, tetapi juga pada kestabilan ketika beban dijalankan lebih lama.

Di pengujian 3DMark Wild Life Extreme Stress Test, Snapdragon 8s Gen 4 mencatat high score 4.470, low score 3.542, dan stabilitas 79,24 persen. Dimensity 8500 Ultra berada di angka high score 4.162, low score 3.056, dengan stabilitas 73,43 persen, sehingga chip Qualcomm tampak lebih konsisten saat sesi grafis berat dipertahankan.

Pola serupa juga muncul di hasil AnTuTu v11. Snapdragon 8s Gen 4 mengumpulkan total 2.326.902 poin, sedangkan Dimensity 8500 Ultra berada di 2.110.684 poin, dengan keunggulan jelas di sektor CPU dan GPU.

Pada rincian skor AnTuTu, Snapdragon 8s Gen 4 mencatat CPU 682.606 dan GPU 811.300. Dimensity 8500 Ultra meraih CPU 601.843 dan GPU 655.088, meski chip MediaTek unggul di sektor UX dengan 483.004 poin dibanding 458.059 milik Snapdragon.

Sektor memori menunjukkan hasil yang jauh lebih berimbang. Snapdragon 8s Gen 4 mencatat skor 374.937, sementara Dimensity 8500 Ultra mengantongi 370.749, sehingga jaraknya nyaris tidak terasa di area ini.

Di Geekbench, selisih paling mencolok kembali mengarah ke Snapdragon 8s Gen 4. Chip ini mencatat skor single-core 2.047 dan multi-core 6.620, sedangkan Dimensity 8500 Ultra berada di 1.603 untuk single-core dan 6.411 untuk multi-core.

Keunggulan terbesar Snapdragon terlihat pada beban inti tunggal, dengan selisih sekitar 27 persen. Pada multi-core, perbedaannya jauh lebih tipis, sekitar 3 persen, sehingga kerja yang melibatkan banyak inti tidak menampilkan jarak sejauh performa single-core.

Perbedaan hasil itu juga sejalan dengan desain CPU keduanya. Snapdragon 8s Gen 4 memakai 1x Cortex-X4 3,2GHz, 3x Cortex-A720 3,0GHz, 2x Cortex-A720 2,8GHz, dan 2x Cortex-A720 2,02GHz.

Dimensity 8500 Ultra memilih pendekatan all-big-core dengan 1x Cortex-A725 3,4GHz, 3x Cortex-A725 3,2GHz, dan 4x Cortex-A725 2,2GHz. Meski clock puncaknya lebih tinggi, hasil pengujian tetap menunjukkan keuntungan nyata bagi kehadiran Cortex-X4 pada Snapdragon 8s Gen 4.

Keduanya sama-sama dibuat dengan proses 4nm TSMC dan sama-sama memakai konfigurasi octa-core. Bedanya, arsitektur inti yang digunakan membuat karakter performanya tidak sama di penggunaan nyata.

Di sisi grafis, Snapdragon 8s Gen 4 memakai Adreno 825 dengan dukungan ray tracing, Snapdragon Elite Gaming, sliced GPU architecture, Qualcomm Adaptive Performance Engine, dan Adreno Frame Motion Engine 2.0. Dimensity 8500 Ultra mengandalkan Mali-G720 MP8 dengan ray tracing serta HyperEngine Gaming Technology yang menargetkan permainan mulus hingga 120 FPS.

Hasil skor GPU AnTuTu ikut memperkuat arah yang sama, dengan Adreno 825 berada di atas Mali-G720 MP8. Karena itu, performa gaming panjang lebih condong ke Snapdragon 8s Gen 4, bukan hanya dari angka benchmark, tetapi juga dari kestabilan saat tekanan grafis berlangsung lama.

Untuk sisi AI, Snapdragon 8s Gen 4 dibekali Qualcomm Hexagon NPU dengan shared memory dua kali lebih besar dan performa AI 44 persen lebih cepat dari pendahulunya. Chip ini juga mendukung pemrosesan LLM dan LVM di perangkat.

Dimensity 8500 Ultra membawa MediaTek NPU 880 dengan dukungan diffusion transformer, NeuroPilot compression, serta kemampuan menjalankan berbagai LLM dan LVM secara on-device. Di atas kertas, keduanya sama-sama diarahkan untuk kebutuhan AI modern, meski fokus implementasinya berbeda.

Bagian kamera juga menunjukkan kemampuan yang selevel di kelasnya. Snapdragon 8s Gen 4 memakai Qualcomm Spectra ISP 18-bit dengan Triple AI ISP, dukungan kamera tunggal hingga 320MP, kamera triple 36MP dengan zero shutter lag, semantic segmentation real-time hingga 250 layer, serta perekaman video 4K 60fps.

Dimensity 8500 Ultra membawa Imagiq 1080 ISP dengan dukungan kamera tunggal hingga 320MP, kamera triple 32MP dengan zero shutter lag, semantic segmentation, dan video 4K 60fps. Keduanya jelas disiapkan untuk ponsel performa tinggi, tetapi detail implementasinya tetap berbeda.

Di konektivitas, Dimensity 8500 Ultra justru punya satu keunggulan yang menarik. Chip ini menawarkan modem 5G dengan kecepatan unduh hingga 5,17Gbps, sedangkan Snapdragon 8s Gen 4 memakai Snapdragon X75 5G dengan kecepatan unduh hingga 4,2Gbps.

Namun di konektivitas nirkabel, Snapdragon 8s Gen 4 lebih maju dengan Wi-Fi 7 berkecepatan puncak 5,8Gbps dan Bluetooth 6.0. Dimensity 8500 Ultra masih menggunakan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4, sehingga pembeda utama keduanya tetap kembali ke performa gaming dan benchmark.

Untuk memori dan penyimpanan, keduanya sama-sama mendukung LPDDR5X hingga 4,8GHz. Snapdragon 8s Gen 4 mendukung UFS 4.0, sedangkan Dimensity 8500 Ultra mendukung UFS 4 + MCQ.

Dari seluruh hasil yang muncul, Snapdragon 8s Gen 4 terlihat lebih kuat untuk performa mentah dan stabilitas gaming. Dimensity 8500 Ultra tetap kompetitif lewat desain all-big-core dan kecepatan unduh 5G yang lebih tinggi, tetapi angka benchmark masih menempatkan chip Qualcomm di posisi unggul.

Source: www.gizmochina.com
Berita Terbaru