Kontroler GameCube berukuran saku ini bukan sekadar aksesori gantungan kunci. Dalam demonstrasi yang dibagikan Brux, perangkat mungil itu benar-benar dipakai untuk bermain Fortnite dan Mario Kart setelah diubah menjadi kontroler mini yang berfungsi.
Yang membuat proyek ini menarik adalah bagaimana benda yang awalnya terlihat seperti pajangan bisa berubah menjadi periferal game nyata. Hasil akhirnya tetap berukuran sangat kecil, tetapi seluruh rangkaian di dalamnya disusun agar bisa menerima input dengan presisi.
Cangkang kecil, fungsi penuh
Perubahan terbesar dimulai dari bagian bodi. Brux mengosongkan sisi dalam cangkang keychain dengan rotary motor supaya ada ruang bagi komponen baru yang harus masuk ke dalam ukuran yang sangat terbatas.
Setelah ruang internal tersedia, ia menambahkan bagian-bagian hasil cetak 3D. Komponen itu dipakai untuk menyesuaikan tata letak bagian dalam agar tombol dan mekanisme input bisa ditempatkan dengan lebih rapi.
Untuk input tombol, Brux memilih surface-mount tactile switches yang dipasang di bawah tombol. Solusi ini memungkinkan tombol fisik tetap bekerja meski ruang di dalam perangkat sangat sempit.
RP2040 jadi pusat kendali
Di balik bentuknya yang mungil, RP2040 menjadi otak dari kontroler mini ini. Mikrokontroler tersebut dihubungkan ke seluruh input lewat kabel yang dipasang dengan hati-hati di dalam bodi keychain.
Setelah semua input tersambung ke RP2040, Brux menambahkan kabel dari mikrokontroler ke GameCube. Dari situ, gantungan kunci itu tidak lagi hanya menjadi aksesori, tetapi berubah menjadi kontroler fungsional.
Video demonstrasinya kemudian memperlihatkan hasil akhir itu sedang digunakan secara nyata. Meski ukurannya jauh dari kontroler GameCube biasa, perangkat mini tersebut tetap mampu menjalankan fungsi dasarnya.
Bukan untuk kompetisi, tapi tetap nyata
Proyek ini memang tidak diarahkan untuk pertandingan serius seperti Super Smash Bros. Melee. Namun, sebagai eksperimen teknik dan desain, hasilnya menunjukkan bahwa cangkang keychain bisa dimanfaatkan menjadi perangkat input yang benar-benar bekerja.
Daya tarik utamanya ada pada perpaduan antara bentuk koleksi dan kegunaan. Banyak gantungan kunci bertema game berhenti sebagai hiasan, sementara versi ini melangkah lebih jauh karena benar-benar bisa memberi masukan saat dipakai bermain.
Tantangan teknisnya juga tidak kecil. Setiap komponen, mulai dari sakelar hingga kabel, harus ditempatkan dengan presisi agar tetap muat tanpa mengganggu fungsi kontroler.
Ditunjukkan lewat demonstrasi dan kanal video
Proyek ini diperlihatkan melalui kanal YouTube milik Brux dan ikut disorot oleh Hackster.io. Dalam tampilannya, proses modifikasi itu memperlihatkan bagaimana aksesori sederhana bisa diubah menjadi perangkat yang memiliki fungsi baru.
Aspek portabilitas juga menjadi nilai tambah yang mudah terlihat. Kontroler GameCube umumnya identik dengan ukuran penuh, sedangkan versi keychain ini dirancang agar cukup kecil untuk dibawa ke mana-mana.
Di bagian akhir video, Brux juga memperlihatkan beberapa ide keychain lain yang sedang disiapkan. Di antaranya ada kontroler mini bergaya N64 dan SNES, serta konsep 3DS berukuran sangat kecil yang ikut dipamerkan sebagai proyek lanjutan.
Keberadaan ide-ide itu menunjukkan bahwa pendekatan serupa masih bisa diterapkan ke bentuk kontroler dan handheld lain. Untuk saat ini, versi GameCube tetap menjadi sorotan utama karena sudah ditunjukkan dalam kondisi bekerja.
Source: www.xda-developers.com