Garis Hitam di Rekaman Layar Konser Bisa Hilang, Cukup Turunkan Shutter Speed

Garis hitam yang kerap muncul saat merekam layar konser ternyata bisa diatasi dengan pengaturan yang sangat sederhana. Pada pengujian di Galaxy S26 Ultra, menurunkan shutter speed ke sekitar 1/60 detik membuat tampilan layar kembali bersih dan bebas flicker.

Perubahan itu menjadi penting bagi penonton yang sering mengandalkan layar LED samping atau jumbotron untuk merekam wajah artis dari jauh. Dalam kondisi seperti itu, layar konser justru lebih sering menjadi objek utama ketimbang panggung secara langsung.

Kenapa layar konser bisa tampak berkedip

Flicker muncul ketika kamera menangkap nyala layar LCD atau LED yang bekerja sangat cepat dalam frekuensi tertentu. Mata manusia bisa melihat layar itu normal, tetapi sensor kamera menangkap sebagian siklus cahaya sehingga garis gelap atau kedipan terlihat di video.

Masalah ini biasanya terjadi saat refresh rate layar tidak selaras dengan shutter speed kamera smartphone. Semakin jauh ketidaksesuaiannya, semakin jelas efek berkedip yang muncul pada hasil rekaman.

Karena itu, garis hitam di video tidak otomatis berarti ada kerusakan pada kamera. Sering kali penyebabnya justru ada pada ketidakcocokan setelan kamera dengan karakter layar yang sedang direkam.

Pengaturan awal yang justru memunculkan flicker

Dalam pengujian, kamera Galaxy S26 Ultra awalnya dipakai dengan setelan umum untuk merekam aksi panggung. Resolusi diatur ke UHD 60 fps, ISO 200-600, dan shutter speed berada di rentang 1/180 detik hingga 1/250 detik.

Setelan tersebut memang cocok untuk menangkap gerakan cepat agar tetap tajam dan minim blur. Namun saat kamera diarahkan ke layar LCD konser, hasilnya justru dipenuhi garis hitam yang mengganggu tampilan video.

Shutter speed lambat yang membuat layar kembali jernih

Solusinya datang dari Pro Video di Galaxy S26 Ultra, dengan menurunkan shutter speed dari 1/280 detik menjadi sekitar 1/60 detik. Begitu pengaturan itu diterapkan, garis-garis hitam langsung hilang dari rekaman.

Hasilnya, detail wajah, ekspresi, dan gerakan personel EXO di layar terlihat lebih jelas. Dalam konteks fancam konser, hasil seperti ini sangat membantu karena banyak penonton memang mengejar close-up dari layar besar.

Namun, angka ideal tidak selalu sama pada setiap konser. Jenis layar yang dipasang penyelenggara bisa membuat pengaturan terbaik ikut berubah.

PengaturanDampak pada rekaman layar
1/180 detik hingga 1/250 detikGaris hitam dan flicker masih terlihat
Sekitar 1/60 detikLayar tampak lebih jernih dan bersih

Pada acara lain, shutter speed 1/90 detik atau 1/125 detik bisa saja sudah cukup untuk menekan flicker. Karena itu, penyesuaian perlu dilakukan langsung di lokasi sesuai karakter layar yang direkam.

Kapan trik ini paling berguna

Langkah ini paling relevan bagi penonton di tribun samping, tribun belakang, atau area dengan pandangan terbatas ke panggung. Dalam situasi tersebut, layar LED tambahan sering menjadi sumber gambar utama untuk rekaman.

Bagi pengguna yang terbiasa memakai setelan cepat untuk merekam tarian di panggung, perpindahan ke layar konser menuntut penyesuaian baru. Tanpa perubahan shutter speed, video berisiko dipenuhi kedipan dan garis gelap.

Shutter speed lambat memang dipakai khusus saat merekam layar LED atau LCD konser. Pengaturan itu berbeda dari kebutuhan merekam gerakan langsung di panggung yang biasanya memerlukan shutter speed lebih tinggi agar gambar tetap tajam.

Karena itu, satu setelan tidak seharusnya dipakai untuk semua kondisi konser. Saat kamera diarahkan ke layar besar, menurunkan shutter speed menjadi langkah pertama yang paling masuk akal untuk menghindari flicker.

Eksperimen singkat di lokasi juga bisa membantu menemukan titik yang paling selaras dengan refresh rate layar. Pada Galaxy S26 Ultra, angka paling lambat yang tersedia disebut berada di 1/60 detik, dan itulah yang dipakai agar rekaman layar konser EXO tetap jernih.

Source: tekno.kompas.com

Berita Terkait