Garudayaksa FC memastikan langkah besar hanya dalam satu musim. Klub asuhan Widodo Cahyono Putro itu resmi menembus Super League Indonesia musim 2026/2027 setelah mengalahkan Persikad Depok 3-1 pada laga penentu pekan terakhir Grup A Divisi Championship.
Hasil tersebut sekaligus mengunci promosi otomatis di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. Garudayaksa menutup fase grup sebagai pemuncak klasemen akhir dengan 52 poin, unggul tipis satu poin dari Adhyaksa FC yang menguntit di posisi kedua dengan 51 poin.
Persaingan ketat sampai akhir musim
Jalan Garudayaksa menuju puncak klasemen tidak berlangsung mulus. Adhyaksa FC terus memberi tekanan hingga laga terakhir setelah meraih kemenangan besar 4-0 atas Sriwijaya FC.
Meski begitu, Garudayaksa tetap mampu menjaga posisi teratas sampai semua pertandingan selesai. Selisih yang sangat tipis membuat hasil di pekan pamungkas menjadi sangat menentukan bagi nasib mereka.
Gol cepat jadi penentu
Garudayaksa langsung mengambil inisiatif sejak awal laga melawan Persikad Depok. Zacky membuka keunggulan pada menit kelima dan memberi momentum penting dalam pertandingan yang menjadi penentu promosi.
Persikad sempat membalas lewat gol Rosalvo pada menit ke-18. Garudayaksa kemudian kembali memimpin melalui Christian Frydek pada menit ke-27 sebelum Everton Nascimento memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-59.
Skor 3-1 itu menegaskan ketenangan Garudayaksa saat menghadapi laga paling berat musim ini. Mereka tetap tampil efektif ketika tekanan ada di puncaknya.
Naik kasta dalam waktu singkat
Yang membuat capaian ini menonjol adalah kecepatan Garudayaksa menapaki tangga kompetisi. Klub tersebut hanya butuh satu musim di Divisi Championship untuk mencapai level tertinggi sepak bola Indonesia.
Promosi ini juga menyoroti perjalanan singkat klub yang didirikan oleh Prabowo Subianto. Garudayaksa lahir dari akuisisi terhadap PSKC Cimahi pada kongres PSSI tahun lalu.
Dengan capaian tersebut, Garudayaksa menjadi salah satu tim yang paling cepat menembus kompetisi elite. Lompatan dari kasta kedua ke Super League dalam satu musim menunjukkan proyek tim berjalan efektif.
Peran pemain berpengalaman ikut terasa
Widodo Cahyono Putro memberi apresiasi terhadap kerja kolektif timnya. Ia menyoroti kontribusi pemain, dukungan manajemen, dan peran suporter selama perjalanan di Divisi Championship.
Skuad Garudayaksa juga diperkuat beberapa nama yang sudah berpengalaman di kasta tertinggi. Andik Vermansans, Manda Cingi, Agus Nova, Komang Tri Arta, Arapenta Poerba, dan penjaga gawang Benny Setya Yoewanto menjadi bagian penting dalam komposisi tim.
Kehadiran mereka membantu menjaga kestabilan Garudayaksa saat persaingan di papan atas semakin ketat. Faktor pengalaman itu ikut menopang langkah tim hingga bisa keluar sebagai juara fase grup.
Sorotan publik ikut mengikuti promosi
Kelolosan Garudayaksa ke Super League juga memunculkan banyak reaksi di media sosial. Sebagian warganet memuji kualitas materi pemain, sementara yang lain menyoroti basis pendukung yang dinilai belum besar.
Ada pula komentar yang menyinggung tantangan tim promosi ketika harus bersaing di level tertinggi. Obrolan seperti itu muncul karena sejumlah klub yang naik kasta kerap kesulitan bertahan dalam persaingan atas.
Respons di ruang digital bahkan ikut menyinggung sisi personal pemilik klub dalam nada jenaka. Situasi itu menunjukkan promosi Garudayaksa bukan hanya menarik perhatian di lapangan, tetapi juga memancing perbincangan luas di luar pertandingan.
Setelah memastikan tiket promosi, Garudayaksa kini bersiap menghadapi laga penentuan gelar juara Divisi Championship. Mereka akan berjumpa juara Grup B yang masih menunggu pemenang antara PSS Sleman atau Persipura Jayapura.







