Gemini Buka Akses Agen AI Untuk Trading Kripto Otonom, Langkah Besar Menuju Pasar Baru

Author: Redaksi Android62

Gemini kini memberi jalan bagi agen AI untuk melakukan trading kripto secara otonom melalui fitur Agentic Trading yang terhubung langsung ke sistem perdagangan bursa lewat integrasi API. Langkah ini membuat Gemini menjadi bursa teregulasi di Amerika Serikat pertama yang menyediakan koneksi langsung bagi agen AI untuk mengeksekusi transaksi otomatis atas nama pengguna.

Fitur tersebut dijalankan dengan Model Context Protocol atau MCP, standar terbuka yang memungkinkan agen AI mengakses API secara langsung tanpa perlu integrasi terpisah untuk setiap fungsi. Gemini juga menghubungkan seluruh trading API miliknya ke MCP, sehingga model AI yang kompatibel bisa menjangkau lebih banyak kemampuan bursa melalui satu jalur akses.

Cara kerja trading otonom di Gemini

Gemini menyiapkan Trading Skills sebagai modul siap pakai yang bisa dipanggil agen AI untuk menjalankan tugas tertentu. Pada tahap awal, ada tiga fungsi yang disediakan, yaitu Get Market Data untuk mengambil data harga real time, Find the Spread untuk membaca selisih bid-ask, dan Retrieve Candles untuk menarik data harga historis.

Melalui skema ini, trader dapat menghubungkan model AI yang mendukung MCP, termasuk Claude dari Anthropic dan ChatGPT dari OpenAI. Gemini menyebut pendekatan ini bisa dipakai untuk strategi sederhana seperti beli dan jual, sekaligus untuk posisi multi-leg yang lebih kompleks.

Pola penggunaan tersebut menunjukkan bahwa agen AI tidak hanya menerima instruksi umum, tetapi juga bisa menjalankan langkah teknis yang lebih terarah di dalam sistem bursa. Dengan cara itu, proses eksekusi bisa berlangsung lebih otomatis tanpa menghilangkan kendali pengguna atas strategi dan tujuan perdagangan.

Gemini melihat ada perubahan besar dalam cara orang berinteraksi dengan pasar

Perusahaan menempatkan peluncuran ini sebagai bagian dari perubahan yang lebih luas dalam dunia keuangan. Dalam blog resminya, Gemini menulis, “We believe we’re at the beginning of a fundamental shift in how people interact with financial markets.”

Pernyataan itu menegaskan bahwa agentic trading tidak diposisikan sebagai fitur tambahan biasa. Gemini menggambarkannya sebagai paradigma baru ketika AI menangani eksekusi, pola, dan disiplin, sementara pengguna tetap memegang kendali atas arah strategi perdagangan.

Pendekatan seperti ini juga memperlihatkan bahwa peran AI di pasar kripto mulai bergerak dari sekadar alat bantu analisis menjadi pelaksana tindakan. Dengan integrasi langsung ke sistem perdagangan, AI dapat bekerja lebih dekat ke inti aktivitas pasar yang sebelumnya hanya dilakukan secara manual.

Dorongan efisiensi ikut mewarnai langkah perusahaan

Peluncuran fitur baru ini datang di tengah upaya efisiensi yang lebih luas dari Gemini. Pada Februari, perusahaan menyatakan akan memangkas 25% tenaga kerja sebagai bagian dari restrukturisasi operasional.

Langkah itu juga mencakup penghentian bisnis di Uni Eropa, Inggris, dan Australia untuk memperkuat fokus pada pasar Amerika Serikat. Gemini menyebut akan memperbesar pemakaian AI agar dapat bekerja lebih efisien dengan tim yang lebih kecil.

Arah tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya diarahkan ke produk untuk pengguna, tetapi juga menjadi bagian dari cara perusahaan mengelola operasi internal. Dengan demikian, AI diposisikan sebagai alat yang mendukung efisiensi dari dua sisi sekaligus, yakni pada layanan ke pasar dan pada struktur kerja perusahaan.

Persaingan di persimpangan AI dan kripto makin ramai

Langkah Gemini muncul di tengah makin banyaknya proyek yang mencoba menjembatani AI dan infrastruktur kripto. Salah satu yang ikut bergerak di jalur ini adalah x402 protocol, proyek yang diinkubasi Coinbase dan kini berada di bawah Linux Foundation.

Protokol itu dibuat untuk memberi akses bot AI ke dompet kripto dan alat yang diperlukan untuk memakainya. Di sisi lain, Machine Payments Protocol dari jaringan Tempo yang didukung Stripe juga hadir dengan tujuan memungkinkan pembayaran otomatis antar mesin.

Rangkaian inisiatif tersebut memperlihatkan bahwa integrasi AI dan kripto tidak lagi berhenti di tahap percobaan. Pasar mulai bergerak ke arah infrastruktur yang lebih siap digunakan, sementara Gemini mengambil posisi awal lewat trading otonom yang terhubung langsung ke sistem bursa dan dirancang untuk agen AI yang mampu beraksi mandiri.

Berita Terbaru