Gemini Notebook Kini Bisa Menjalankan Kode, Riset Dokumen Google Naik Kelas

Google memperluas kemampuan Gemini Notebook dengan komputasi berbasis cloud yang dapat menulis sekaligus menjalankan kode langsung di dalam layanan. Pembaruan ini membuat alat riset berbasis dokumen tersebut tidak lagi terbatas pada ringkasan dan tanya jawab.

Pengguna kini dapat meminta Gemini Notebook mengolah data spreadsheet, membuat grafik, atau menjalankan perhitungan statistik tanpa mengandalkan perangkat sendiri. Seluruh proses tetap bertumpu pada materi yang dimasukkan pengguna ke dalam notebook.

Analisis Data Berlangsung di Cloud

Kemampuan menjalankan kode ditujukan untuk kebutuhan riset yang melibatkan angka, tabel, dan kumpulan data. Gemini Notebook dapat menyiapkan kode analisis lalu mengeksekusinya melalui infrastruktur cloud.

Pendekatan tersebut menjaga konteks kerja AI pada sumber yang diunggah pengguna, bukan sekadar menghasilkan jawaban umum. Materi yang dapat digunakan mencakup PDF, artikel, catatan, rekaman audio, presentasi, hingga spreadsheet.

Google mencontohkan penggunaan fitur baru ini untuk mengubah data spreadsheet menjadi grafik dan memproses dataset secara otomatis. Pengguna juga dapat memanfaatkan layanan itu untuk melakukan penghitungan statistik dari data yang tersedia dalam notebook.

Akses Bertahap untuk Pelanggan Google

Fitur Gemini Notebook telah tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra dan Google Workspace. Pelanggan Google AI Pro melalui versi web akan menerima dukungan secara bertahap dalam beberapa pekan mendatang.

LayananStatus AksesKeterangan
Google AI UltraTersediaSudah dapat menggunakan Gemini Notebook
Google WorkspaceTersediaSudah dapat menggunakan Gemini Notebook
Google AI Pro versi webBertahapDukungan hadir dalam beberapa pekan mendatang

Google belum memerinci jadwal lengkap perluasan akses dan integrasi layanan tersebut. Namun, arah pengembangannya menunjukkan Gemini Notebook akan semakin terhubung dengan produk AI Google lainnya.

Nama Baru, Posisi Lebih Dekat dengan Gemini

Perubahan kemampuan ini berjalan bersamaan dengan penggantian nama NotebookLM menjadi Gemini Notebook. Rebranding itu menempatkan layanan yang sebelumnya berkembang dari proyek eksperimental Google Labs lebih dekat ke ekosistem Gemini.

NotebookLM pertama kali diperkenalkan pada 2023 sebagai asisten riset untuk memahami dan merangkum dokumen. Pada tahap awal, layanan tersebut beroperasi sebagai proyek eksperimental di bawah Google Labs.

Menurut Google dalam blog resminya, layanan ini telah digunakan lebih dari 30 juta pengguna. Gemini Notebook juga disebut dipakai oleh lebih dari 600.000 organisasi di berbagai negara.

Skala penggunaan tersebut menjadi latar penting bagi penguatan identitas produk. Nama Gemini Notebook memperjelas bahwa layanan ini merupakan bagian dari keluarga AI Google dengan merek Gemini.

Tetap Berdiri sebagai Aplikasi Mandiri

Meski memakai nama baru, Gemini Notebook untuk sementara masih tersedia sebagai aplikasi mandiri. Fungsi dasarnya tetap membantu pengguna mengelola referensi, memahami bahan bacaan, dan menyusun riset berbasis AI.

Google juga menyiapkan integrasi yang lebih luas ke aplikasi Gemini serta Google Search. Rencana itu dirancang agar pengguna dapat melanjutkan proses riset tanpa harus terus berpindah antaraplikasi.

Integrasi tersebut berpotensi menjadikan Gemini Notebook sebagai pusat pengelolaan sumber dan analisis data dalam layanan Google. Google belum mengungkap rincian waktu peluncuran penuh untuk perluasan integrasi itu.

Berita Terkait