Gempa bumi bermagnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah menimbulkan korban jiwa, luka-luka, dan kerusakan luas di sejumlah wilayah. Kabupaten Sigi menjadi daerah dengan dampak paling besar setelah satu warga dilaporkan meninggal dunia dan puluhan bangunan rusak.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB menyampaikan laporan sementara hingga pukul 19.00 WIB mencatat satu warga meninggal dunia di Kabupaten Sigi. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan korban jiwa ditemukan di wilayah tersebut.
Dampak terbesar di Kabupaten Sigi
Di Kabupaten Sigi, BNPB mencatat 272 jiwa atau 89 kepala keluarga terdampak. Wilayah ini juga melaporkan 22 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.
Kerusakan di Sigi juga tercatat paling banyak dibanding daerah lain. Sebanyak 47 rumah terdampak, disertai kerusakan pada enam fasilitas ibadah, dua gedung perkantoran, satu jembatan, dan satu unit usaha mikro, kecil, dan menengah.
Ratusan warga di tiga daerah ikut terdampak
Total keseluruhan yang terdampak gempa mencapai 312 jiwa atau 110 kepala keluarga. Selain Sigi, Kabupaten Parigi Moutong mencatat 40 jiwa atau 21 kepala keluarga terdampak.
Di Kota Palu, dua warga mengalami luka ringan, sementara di Kabupaten Poso satu warga mengalami luka. BNPB juga mencatat di Poso ada lima rumah terdampak, termasuk tiga rumah yang rusak ringan.
Kerusakan bangunan dan fasilitas publik
Secara keseluruhan, sedikitnya 67 rumah warga terdampak di beberapa wilayah. Dari jumlah itu, 26 rumah mengalami rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat.
Di Parigi Moutong, tercatat 15 rumah terdampak. Sementara di Kota Palu, kerusakan juga muncul pada Jembatan III yang mengalami retak, serta satu fasilitas umum, satu hotel, dan satu tempat usaha yang ikut terdampak.
Pusat gempa berada di darat dekat Sigi
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, episenter gempa berada pada koordinat 1,03 derajat Lintang Selatan dan 120,24 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Lokasinya berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.
BMKG juga menyampaikan aktivitas gempa susulan masih berlangsung di sekitar lokasi gempa utama. Hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 55 kali gempa susulan, sehingga kondisi seismik di wilayah itu masih perlu diwaspadai.
Data sementara dari BNPB dan BMKG menunjukkan gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah berdampak luas, terutama di Kabupaten Sigi yang menanggung korban jiwa, luka-luka, dan kerusakan paling banyak pada rumah maupun fasilitas umum.
