Google Hadirkan Search Profiles, Cara Baru Ikuti Kreator Favorit Tanpa Pindah Aplikasi

Author: Redaksi Android62

Google kini memberi cara baru untuk mengikuti kreator dan penerbit langsung dari Search maupun Discover. Lewat fitur Search profiles, pengguna bisa melihat pembaruan dari sumber favorit dalam satu halaman profil yang menampung berbagai jenis konten.

Format ini membuat pengalaman penelusuran terasa makin dekat dengan jejaring sosial. Alih-alih hanya muncul sebagai tautan atau hasil pencarian tunggal, kreator dan media kini bisa memiliki ruang identitas yang lebih utuh di ekosistem Google.

Pusat konten dalam satu profil

Search profiles berfungsi sebagai halaman terpusat untuk artikel terbaru, video terbaru, dan postingan sosial terbaru dari kreator atau penerbit yang diikuti. Bagi pengguna, ini berarti tidak perlu membuka banyak halaman hanya untuk mengecek pembaruan dari sumber yang sama.

Google tampak ingin membuat pencarian dan penemuan konten lebih rapi. Setiap profil bisa menjadi tempat untuk menampilkan aktivitas terbaru dari satu sumber dalam format yang lebih mudah dikenali.

Bisa dibuka dari beberapa jalur

Profil ini dapat diakses dari beberapa tempat. Pengguna bisa mengetuk nama penerbit atau kreator di Discover pada halaman utama aplikasi Google, membukanya lewat knowledge panel di Search, atau langsung melalui URL profil.

Integrasi dengan Search juga menjadi bagian penting dari fitur ini. Saat profil dibuat, Google menyebut proses tersebut bisa memicu pembuatan knowledge panel atau memperbarui panel yang sudah ada.

Pembaruan itu mencakup avatar terbaru, konten terbaru, dan tautan langsung ke profil. Dengan begitu, identitas digital kreator atau penerbit bisa tampil lebih konsisten di hasil pencarian.

Dirancang untuk dibagikan dan disesuaikan

Google menyebut Search profiles sebagai ruang yang bisa dibagikan agar audiens lebih mudah menemukan konten yang ingin diikuti. Fitur ini juga memberi publikasi dan kreator tempat baru untuk membangun kehadiran mereka di Search.

Pemilik profil dapat menyesuaikannya dengan menambahkan avatar, bio, serta tautan ke situs web, media sosial, platform video, dan konten penting lain. Pendekatan ini membuat Google tidak lagi hanya menampilkan konten sebagai hasil pencarian terpisah.

Sebaliknya, platform tersebut mulai merangkai halaman identitas yang memadukan berbagai format dalam satu tempat. Hasilnya, pengguna mendapat gambaran yang lebih lengkap tentang sumber yang mereka ikuti.

Baru tersedia di perangkat mobile

Pada tahap awal, fitur ini hanya bisa dilihat di perangkat mobile. Google juga belum membukanya untuk semua akun.

Peluncuran awal Search profiles difokuskan pada publikasi dan kreator yang memiliki pengikut besar di setidaknya satu platform sosial atau video utama. Artinya, fitur ini lebih dulu menyasar nama-nama yang sudah punya basis audiens mapan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Google ingin profil yang tampil lebih awal punya aliran konten rutin dan minat audiens yang jelas. Ini juga membantu memastikan halaman yang muncul memang relevan untuk diikuti.

Dimulai di Amerika Serikat

Peluncuran Search profiles dimulai di Amerika Serikat. Google juga menyatakan rencana untuk memperluas fitur ini ke lebih banyak publikasi dan kreator di negara lain pada waktu mendatang.

Belum ada rincian negara mana yang akan menyusul lebih dulu. Namun, arah ekspansi itu menunjukkan bahwa fitur ini disiapkan sebagai bagian dari pengembangan Search dan Discover yang lebih luas.

Bagi kreator dan media, profil semacam ini memberi cara baru untuk tampil di luar situs web atau akun sosial mereka. Bagi pengguna, pembaruan dari sumber favorit kini bisa dikumpulkan dalam satu tempat tanpa harus berpindah aplikasi terus-menerus.

Source: www.androidauthority.com
Berita Terbaru