Google Home Bisa Kenali Nama Anjing Dan Kucing, Pantauan Kamera Terasa Lebih Akurat

Google Home kini makin peka terhadap aktivitas di rumah, termasuk saat hewan peliharaan bergerak di depan kamera. Melalui pembaruan terbaru, sistem tidak hanya melihat keberadaan anjing atau kucing, tetapi juga bisa menyebut nama hewan tersebut saat memberi respons.

Kemampuan ini membuat notifikasi terasa lebih relevan bagi pemilik rumah yang sering memantau situasi dari jarak jauh. Alih-alih menerima keterangan umum seperti ada seekor anjing di dapur, pengguna bisa mendapatkan informasi yang lebih spesifik sesuai identitas hewan yang sudah didaftarkan.

Fitur tersebut bekerja melalui kamera Nest atau kamera lain yang didukung Gemini. Saat pengenalan ini aktif, Gemini dapat mengaitkan hewan peliharaan dengan nama yang sudah dimasukkan pengguna sebelumnya.

Untuk menggunakannya, nama hewan peliharaan perlu ditambahkan terlebih dahulu di bagian Ask Home dalam aplikasi Google Home. Setelah itu, Gemini bisa memberikan jawaban yang lebih detail ketika diminta menjelaskan aktivitas yang terekam kamera di rumah.

Google menempatkan kemampuan ini sebagai bagian dari pet memory di Gemini for Home. Namun, aksesnya belum terbuka luas karena fitur tersebut hanya tersedia untuk pelanggan Google Home Premium Advanced.

Di saat yang sama, Google juga memperluas fitur ringkasan aktivitas rumah. Sebelumnya, kemampuan ini hanya tersedia untuk pengguna early access di Amerika Serikat, tetapi kini cakupannya mulai diperluas ke semua negara yang sudah mendukung Gemini for Home.

Beberapa negara yang masuk dalam perluasan tersebut antara lain Austria, Australia, Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Irlandia, Italia, Jepang, dan Selandia Baru. Google juga memperluas Gemini for Home versi Early Access ke Jerman, hanya sebulan setelah ekspansi sebelumnya.

Menurut Google, undangan untuk bergabung ke program early access akan muncul di menu setelan aplikasi Google Home sebelum akhir pekan ini. Perluasan ini menunjukkan bahwa layanan masih terus bergerak ke lebih banyak wilayah, meski penyebarannya belum merata.

Di luar pengenalan hewan peliharaan, Gemini for Home juga bisa dipakai untuk meminta ringkasan kejadian di dalam atau sekitar rumah. Pengguna dapat bertanya, misalnya, “Apa yang terjadi saat saya sedang bekerja hari ini?” untuk mendapatkan rangkuman peristiwa penting tanpa harus membuka rekaman satu per satu.

Google mencontohkan bahwa sistem juga bisa menjawab pertanyaan yang sangat spesifik. Pengguna dapat menanyakan apakah tempat sampah berada di depan rumah, lalu Gemini akan memeriksa kamera bel pintu untuk melihat kondisinya.

Contoh lain yang relevan bagi pemilik hewan adalah pertanyaan seperti “Apakah anjing naik ke sofa hari ini?” Dalam kasus seperti itu, Gemini dapat menelusuri riwayat kamera indoor dan mencari jawaban berdasarkan rekaman pada hari tersebut.

Arah pengembangan ini memperlihatkan perubahan Google Home ke pengalaman yang lebih kontekstual. Sistem tidak lagi hanya mendeteksi gerakan atau objek, tetapi juga mulai memahami pertanyaan sehari-hari dengan cara yang lebih natural.

Bagi pengguna yang sering mengandalkan kamera indoor saat bekerja atau bepergian, pembaruan ini membuat pemantauan terasa lebih praktis. Selain memberi informasi yang lebih jelas, Google Home juga menjadi lebih personal karena bisa mengenali siapa yang ada di rumah dan menjelaskan aktivitas dengan konteks yang lebih mudah dipahami.

Source: www.androidpolice.com

Berita Terkait