Guild Wars Ternyata Sudah Menebak Arah MMO Modern, Dari CORPG ke Instans

Author: Redaksi Android62

Guild Wars kini kembali dibicarakan bukan hanya karena waralabanya sedang menatap Guild Wars 3, tetapi juga karena pendekatan yang dulu mereka pilih justru terasa makin relevan. Fitur yang sempat dianggap menyimpang dari MMORPG kini banyak dipakai game online besar lain.

Yang paling menonjol adalah cara Guild Wars membangun pengalaman bermain di dunia yang sebagian besar berbasis instans. Pemain tidak terus-menerus bertemu banyak orang di dunia terbuka, melainkan bergerak dari hub sosial ke area misi bersama tim kecil, henchmen, hero NPC, atau pemain lain yang bergabung.

Istilah CORPG yang Tidak Pernah Benar-Benar Menang

Saat Guild Wars pertama dirilis, ArenaNet sempat memperkenalkan istilah CORPG, singkatan dari cooperative online RPG. Istilah itu dipakai untuk menegaskan bahwa game tersebut berbeda dari MMO tradisional, tetapi publik tetap melihatnya sebagai MMORPG.

ArenaNet kemudian mengakui bahwa label itu tidak melekat di mata pemain. Perbedaan yang mereka tekankan memang jelas, terutama karena interaksi antarpemain tidak menjadi pusat pengalaman seperti pada MMO open-world yang ramai.

Model yang Dulu Dianggap Berbeda Kini Justru Umum

Yang membuat posisi Guild Wars menarik adalah pergeseran arah genre MMO secara keseluruhan. Final Fantasy 14 dan World of Warcraft kini sama-sama memiliki sistem untuk mengisi anggota party dengan NPC, lalu makin menekankan konten yang bisa dimainkan sendirian.

Pergeseran itu membuat batas antara MMO dan pengalaman online yang terasa seperti game solo semakin kabur. Bahkan ketika karakter lain ada di sekitar pemain, interaksi yang muncul sering hanya singkat dan tidak selalu berkembang menjadi kerja sama yang panjang.

Dari Sandbox Terbuka ke Social Hub

Raph Koster, yang pernah bekerja di Ultima Online dan Star Wars Galaxies, ikut menyoroti perubahan lanskap ini. Ia menilai MMO sandbox open-world yang dulu ingin dihindari Guild Wars 1 perlahan kehilangan pamor, lalu digantikan model theme park yang bertumpu pada instans dan social hubs.

Dalam pola baru itu, banyak aktivitas penting dipindahkan ke area yang lebih terkontrol. Hasilnya, kritik yang dulu menjadi dasar pembeda Guild Wars justru terdengar lebih dekat dengan kondisi MMO modern secara umum.

ArenaNet Akhirnya Menerima Kenyataan Pasar

ArenaNet pada akhirnya menerima bahwa pemain tidak mengikuti istilah CORPG yang mereka dorong. Studio itu bahkan sempat memenangkan beberapa penghargaan MMO of the Year, lalu perlahan meninggalkan upaya membedakan game tersebut dari MMORPG.

Pada akhirnya, Guild Wars dipandang sebagai MMO bukan karena label yang dipilih ArenaNet, melainkan karena cara pemain merasakan dan membaca pengalaman bermainnya. Struktur yang lebih kecil, lebih terarah, dan lebih terkendali membuatnya tetap masuk ke dalam bayangan genre besar yang coba dijauhinya sejak awal.

Kini, ketika banyak MMO modern bergerak ke arah yang serupa, Guild Wars terlihat seperti game yang lebih dulu membaca perubahan itu. Apa yang dulu dianggap tidak biasa justru menjadi pola umum di banyak game online besar saat ini.

Berita Terbaru