ASUS ROG Zephyrus Duo langsung menonjol karena tidak mencoba menjadi laptop gaming yang aman untuk semua orang. Perangkat ini justru tampil sebagai perangkat ekstrem dengan dua layar OLED, harga mulai $4.500, dan opsi grafis hingga RTX 5090.
Di kelasnya, Zephyrus Duo lebih terasa seperti pernyataan ambisi teknologi daripada laptop yang mengejar pasar luas. ASUS memang membawanya ke arah yang jarang dipilih produsen lain, dengan fokus pada kombinasi performa tinggi dan cara pakai yang tidak biasa.
Dua layar yang mengubah cara kerja
Keunikan utama laptop ini baru benar-benar terlihat saat keyboard dilepas. Komponen itu ditahan magnet, lalu di bawahnya muncul layar OLED 16 inci 3K kedua yang ukurannya sama dengan panel utama di bagian atas.
Dengan susunan seperti itu, mode clamshell memberi ruang kerja yang berbeda dari laptop gaming biasa. Layar atas bisa dipakai untuk gim, sementara layar bawah dapat diisi widget, tab browser tambahan, atau papan ketik dan touchpad virtual.
ASUS juga menyiapkan gestur yang memudahkan perpindahan antar layar. Pengguna bisa menyentuh title bar aplikasi lalu menggesernya ke layar lain hanya dengan satu sapuan jari.
Keyboard lepas-pasang itu sendiri dibuat setebal 5 mm. Walau tipis, keyboard tersebut masih memberi rasa tekan yang memadai, dan di bagian bawah laptop ada pogo pin yang membuatnya otomatis mengisi daya saat dipasang kembali.
Desain luar tetap sederhana, sampai dibuka
Saat tertutup, Zephyrus Duo masih terlihat seperti laptop gaming ASUS pada umumnya. Bodinya mengingatkan pada Zephyrus G16, meski perangkat ini lebih tebal di 0,98 inci dan bobotnya mencapai 6,2 pon.
Bahasa desain luarnya cenderung kalem. Ada garis miring khas di lid, chassis berbentuk kotak dengan sudut membulat halus, dan permukaan yang minim ornamen ketika panel masih tertutup.
Sisi paling menarik dari desainnya justru muncul saat kickstand bawaan dibuka. Dalam posisi itu, layar bawah bisa berfungsi seperti monitor kedua untuk Discord, panduan permainan, atau aplikasi lain, sementara keyboard diletakkan rata di depan.
Performa tinggi untuk gim dan kerja kreatif
Varian dasar ROG Zephyrus Duo dijual seharga $4.500. Paket ini membawa Intel Core Ultra 9 386H, RAM 32GB, penyimpanan 1TB, dan grafis NVIDIA RTX 5070 Ti.
Untuk mendapatkan RTX 5090, pembeli harus menambah $1.000. Namun tambahan harga itu tidak disertai peningkatan RAM atau storage, sehingga paket upgrade terasa kurang fleksibel untuk laptop di kelas ini.
Di pengujian gim, hasilnya tetap menunjukkan tenaga yang besar. Cyberpunk 2077 pada 1080p dengan preset Ultra RT mencatat 75 fps, sedangkan Control pada 1080p dengan pengaturan Epic mencapai 124 fps.
Saat resolusi dinaikkan ke QHD 2.560 x 1.440 dengan setting Epic yang sama, hasilnya masih 95 fps. Angka itu memberi ruang bermain yang cukup dekat dengan panel 3K bawaan.
Untuk pekerjaan kreatif, perangkat ini juga dibuat siap pakai. Pembaca kartu SD membantu saat editing foto dan video, sementara layar yang tervalidasi Pantone dengan cakupan 100 persen DCI-P3 menjaga warna tetap terang dan akurat.
Konektivitas lengkap dan audio yang kuat
ASUS membekali Zephyrus Duo dengan enam speaker yang terdengar bertenaga. Suaranya cukup keras untuk menutupi kipas saat headphone tidak digunakan.
Dari sisi konektivitas, perangkat ini mendukung Wi‑Fi 7, Bluetooth 6.0, HDMI ukuran penuh, jack audio 3,5 mm, pembaca SD card, dan total empat port USB. Dua di antaranya adalah Thunderbolt 4, sedangkan dua lainnya USB 3.2 Type-A.
Ada juga beberapa batasan yang perlu dicatat. Laptop ini belum mendukung Thunderbolt 5 dan tidak memiliki jack Ethernet khusus.
Baterai yang lebih baik dari dugaan awal
Kehadiran dua layar dan komponen kelas atas biasanya membuat daya tahan baterai jauh lebih pendek. Namun hasil pengujian menunjukkan hal yang lebih baik, setidaknya pada penggunaan tertentu.
Dalam tes PCMark 10 Modern Office dengan satu layar aktif, Zephyrus Duo bertahan 13 jam 10 menit dalam mode Performance di Armoury Crate. Saat dipakai bermain gim atau saat kedua layar aktif, daya tahannya memang turun.
Meski begitu, baterai 90Wh masih memungkinkan penggunaan gaming tanpa charger selama dua jam atau lebih, tergantung judul gim yang dimainkan. Untuk perangkat se-ekstrem ini, hasil tersebut memberi ruang pakai yang tidak sepenuhnya mengecewakan.
Zephyrus Duo tetap bukan laptop untuk semua orang, apalagi dengan harga yang tinggi. Tetapi bagi pengguna yang mencari laptop gaming dua layar dengan performa kencang dan desain yang berbeda dari kebanyakan produk di pasaran, perangkat ini menawarkan paket yang sangat langka.







