Wuling Eksion langsung masuk ke pasar Indonesia dengan bekal yang tidak biasa untuk SUV keluarga. Model ini hadir sebagai 7-seater dan menawarkan dua opsi elektrifikasi sekaligus, dengan harga mulai Rp389 juta.
Langkah tersebut membuat Eksion tampil berbeda di segmen SUV keluarga menengah. Di tengah pasar yang selama ini lebih banyak diisi mobil bermesin konvensional, Wuling menawarkan pilihan kendaraan yang menggabungkan efisiensi, kenyamanan, dan jarak tempuh panjang.
Dua jalur elektrifikasi dalam satu lini
Wuling menyiapkan Eksion dalam dua varian utama, yaitu Battery Electric Vehicle atau EV dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV. Kehadiran dua teknologi penggerak ini memberi ruang bagi konsumen untuk memilih sesuai kebutuhan pemakaian harian.
Varian EV ditujukan untuk pengguna yang ingin berkendara sepenuhnya dengan tenaga listrik. Sementara itu, varian PHEV menyasar pengguna yang tetap membutuhkan fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan yang lebih jauh.
Pada versi EV, Eksion dibekali motor listrik dengan daya sekitar 150 kW dan torsi 310 Nm. Mobil ini memakai baterai 69,2 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 530 km dalam satu kali pengisian penuh.
Jarak tempuh jadi daya tarik utama
Sisi efisiensi juga menjadi sorotan pada varian PHEV. Kombinasi mesin bensin 1.500 cc, motor listrik, dan baterai 20,5 kWh membuat mobil ini diklaim bisa melaju lebih dari 1.000 km saat kondisi penuh.
Untuk penggunaan listrik murni, varian PHEV disebut dapat berjalan hingga sekitar 125 km. Angka tersebut memberi ruang penggunaan harian yang masih bisa mengandalkan tenaga listrik dalam jarak yang cukup panjang.
Kombinasi ini membuat Eksion punya karakter yang menarik untuk keluarga yang ingin beralih ke elektrifikasi tanpa kehilangan rasa aman saat harus menempuh perjalanan jauh. Pilihan EV dan PHEV di satu model juga membuat pendekatan Wuling terasa lebih fleksibel.
Kabin tujuh penumpang dengan nuansa modern
Di luar sektor penggerak, Eksion juga menonjol lewat ukuran bodinya. Panjang mobil ini sekitar 4,7 meter, sehingga mendukung ruang kabin yang lega untuk tujuh penumpang.
Wuling merancang interiornya dengan tampilan modern dan futuristik. Layar besar menjadi pusat kontrol utama di kabin, lalu dipadukan dengan panoramic roof, sistem hiburan digital, dan pengaturan kursi elektrik.
Fokus Wuling terlihat jelas pada kenyamanan penumpang. Dengan format tujuh tempat duduk, Eksion diarahkan untuk kebutuhan keluarga yang membutuhkan mobil serbaguna, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Fitur keselamatan ikut diperkuat
Selain mengandalkan elektrifikasi dan kabin lapang, Eksion juga dibekali perlengkapan keselamatan yang cukup lengkap. Wuling menyematkan sistem pengereman modern, airbag, dan teknologi bantuan berkendara atau ADAS.
Kehadiran ADAS memberi lapisan perlindungan tambahan saat mobil digunakan di berbagai kondisi jalan. Di segmen SUV keluarga, fitur seperti ini menjadi nilai penting karena konsumen semakin memperhatikan keselamatan aktif dan pasif.
Dengan perlengkapan tersebut, Eksion tidak hanya diposisikan sebagai mobil keluarga yang efisien. Model ini juga diarahkan untuk bersaing di kelas yang menuntut teknologi keselamatan lebih lengkap.
Harga yang menekan persaingan
Di pasar Indonesia, Wuling Eksion dipasarkan mulai sekitar Rp389 juta untuk varian dasar. Sementara itu, varian tertinggi disebut bisa berada di kisaran Rp499 juta, tergantung spesifikasi dan fitur yang dipilih.
Rentang harga ini membuat Eksion berada di jalur persaingan yang agresif. Mobil ini tidak hanya menawarkan kabin besar, tetapi juga dua pilihan elektrifikasi dalam satu nama model, sesuatu yang masih jarang ditemukan di kelasnya.
Bagi konsumen yang mencari SUV keluarga dengan ruang kabin luas, fitur modern, dan opsi penggerak yang lebih efisien, Eksion langsung menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan. Kehadirannya menambah alternatif baru di segmen SUV menengah yang kini mulai bergerak ke arah elektrifikasi.







