Monas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sore Ini, Haul Akbar Ulama Betawi Jadi Pusat Perhatian

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional di sekitar Monas saat Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi berlangsung pada Jumat, 19 Juni, pukul 17.30–22.00 WIB. Pengaturan ini disiapkan untuk menjaga arus kendaraan tetap bergerak di kawasan pusat kota yang diperkirakan ramai oleh peserta dan masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar di Plaza Selatan Monumen Nasional sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta. Selain menjadi ajang doa bersama, acara ini juga diarahkan sebagai bentuk penghormatan kepada ulama dan habaib Betawi yang dinilai berperan besar dalam kehidupan sosial ibu kota.

Fokus penghormatan untuk ulama dan habaib Betawi

Pemprov DKI Jakarta menempatkan agenda ini sebagai penghargaan atas kontribusi ulama dan habaib Betawi dalam membangun peradaban masyarakat Jakarta. Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menegaskan bahwa para ulama dan habaib telah memberi teladan dalam pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial.

Menurut Chico, doa bersama ini juga menjadi bagian dari upaya melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam proses transformasi Jakarta. Ia menyebut pemerintah daerah ingin menghormati jasa para tokoh agama sekaligus mendoakan mereka yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang kota ini.

Harmoni keagamaan tetap dijaga di tengah Jakarta menuju kota global

Acara ini mengusung tema “Memperkuat Harmoni Keagamaan di Tengah Keberagaman, Transformasi Jakarta Menuju Kota Global”. Tema tersebut menegaskan bahwa perubahan Jakarta menuju kota global tetap diarahkan agar tidak lepas dari sejarah, budaya, dan nilai religius yang selama ini menjadi fondasi kehidupan warga.

Chico menjelaskan, Pemprov DKI terus membangun kolaborasi dengan ulama, habaib, ustaz, dan ustazah agar transformasi kota berjalan seimbang. Pendekatan itu diharapkan mampu menjaga harmoni sosial sekaligus mendukung kemajuan Jakarta tanpa memutus akar sosial dan budayanya.

Pejabat dan tokoh masyarakat dijadwalkan hadir

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, para wali kota dan bupati administrasi, tokoh agama, habaib, ulama, serta masyarakat dari berbagai wilayah Jakarta dijadwalkan hadir. Kehadiran para pejabat dan tokoh ini memperlihatkan bahwa acara tersebut dirancang sebagai kegiatan kebersamaan di tingkat kota.

Dengan format doa bersama di ruang publik, Pemprov DKI berharap peringatan HUT Jakarta tidak hanya menampilkan agenda seremonial. Acara ini juga diarahkan untuk menegaskan hubungan antara pembangunan kota dan penghormatan terhadap warisan keagamaan masyarakat Betawi.

Rute lalu lintas dan jalur alternatif disiapkan

Dishub DKI Jakarta menyiapkan pengaturan lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara, dengan arah dari barat atau Tanah Abang maupun utara atau Kota menuju timur atau Senen. Pengguna jalan diminta memperhatikan perubahan arus karena penerapan rekayasa dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Sejumlah jalur alternatif disiapkan, antara lain dari Harmoni menuju Bundaran HI, Harmoni menuju Tugu Tani, dan Harmoni menuju Stasiun Gambir. Alternatif lain juga tersedia untuk arus dari Bundaran HI menuju Harmoni, Bundaran HI menuju Senen, Tanah Abang menuju Tugu Tani, Tugu Tani menuju Tanah Abang, serta Kramat Salemba menuju Tanah Abang.

Kantong parkir dan transportasi umum di sekitar Monas

Warga yang datang dengan kendaraan pribadi dapat memanfaatkan kantong parkir di sekitar kawasan Monas. Lokasi yang disiapkan meliputi Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Danareksa, dan Gedung Indosat.

Dishub DKI juga mengimbau masyarakat memanfaatkan transportasi umum menuju Monas. Layanan Transjakarta yang dapat digunakan mencakup Koridor 1 Blok M–Kota, rute 1A Pantai Maju–Balai Kota, rute 1P Senen–Blok M, Koridor 2 Pulo Gadung–Monumen Nasional, rute 2A Pulo Gadung–Rawa Buaya, Koridor 3 Kalideres–Monumen Nasional via Veteran, rute 5C Cililitan–Juanda, rute 6A Ragunan–Balai Kota via Kuningan, rute 6B Ragunan–Balai Kota via Semanggi, rute 7F Kampung Rambutan–Juanda, dan rute 14A Monas–Jakarta International Stadium atau JIS.

Dengan penataan lalu lintas, kantong parkir, dan akses transportasi publik yang telah disiapkan, kawasan Monas diproyeksikan tetap dapat diakses selama Haul Akbar berlangsung. Masyarakat diimbau menyesuaikan perjalanan agar mobilitas tetap lancar dan keselamatan tetap terjaga.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait