HDMI 2.2 Belum Tentu Penuh, Detail Ini Bisa Menjebak Calon Pembeli TV

Author: Redaksi Android62

Label HDMI 2.2 pada TV atau monitor tidak otomatis berarti perangkat itu membawa kemampuan tertinggi. Produsen masih bisa menjual perangkat berlogo HDMI 2.2 dengan bandwidth yang lebih rendah, sehingga pembeli perlu memeriksa lembar spesifikasi secara lebih teliti.

Masalah utamanya ada pada fakta bahwa bandwidth penuh 96Gbps bukan kewajiban mutlak. Perangkat tetap dapat disebut HDMI 2.2 meski hanya mendukung 64Gbps, 80Gbps, atau 96Gbps, dan perbedaan ini sangat menentukan kemampuan port di dunia nyata.

Bandwidth yang tampak sama, hasilnya bisa berbeda

Di atas kertas, HDMI 2.2 memang jauh lebih kencang daripada HDMI 2.1 yang mentok di 48Gbps. Standar baru ini membuka ruang lebih besar untuk TV, monitor, home theater, dan perangkat gaming generasi berikutnya.

Namun, angka versi saja tidak cukup untuk menilai kualitas sebuah perangkat. Calon pembeli perlu melihat berapa port yang benar-benar mendukung spesifikasi tertinggi, berapa batas bandwidth tiap port, dan fitur tampilan apa saja yang aktif.

Situasi ini mengingatkan pada era HDMI 2.1, ketika banyak TV premium tidak menawarkan dukungan penuh di semua port. Karena itu, tulisan HDMI 2.2 di kemasan bisa menyesatkan bila tidak dibaca bersama rincian teknisnya.

Apa saja yang dijanjikan HDMI 2.2

HDMI 2.2 dirancang untuk membawa lompatan besar dalam resolusi dan refresh rate. Standar ini mendukung 4K tanpa kompresi pada 240Hz, 8K tanpa kompresi pada 60Hz, serta 4K pada 480Hz dengan chroma subsampling.

Saat Display Stream Compression diaktifkan, kemampuannya menjadi lebih tinggi lagi. Spesifikasi ini disebut mampu mendukung skenario seperti 8K 240Hz dan refresh rate 1440p di atas 1.000Hz.

HDMI Organization juga menyebut pengujian untuk sejumlah TV 4K 240Hz sedang berlangsung. Artinya, fokus HDMI 2.2 bukan hanya pada angka resolusi yang besar, tetapi juga pada pengalaman bermain gim dan tampilan bergerak cepat yang lebih mulus.

Bukan cuma untuk gambar

HDMI 2.2 turut membawa fitur baru bernama LIP atau Latency Indication Protocol. Fitur ini ditujukan untuk membantu sinkronisasi audio dan video antara TV, soundbar, dan AV receiver.

Perbaikan sinkronisasi seperti ini penting bagi pengguna sistem home theater yang kerap berhadapan dengan suara dan gambar yang tidak sejajar. Karena itu, peningkatan HDMI 2.2 tidak hanya relevan untuk gamer, tetapi juga untuk penonton film dan serial.

Dari sisi teknis, HDMI 2.2 juga melanjutkan pergeseran besar yang sudah dimulai pada HDMI 2.1. Saat itu, standar HDMI meninggalkan metode pensinyalan lama TMDS dan beralih ke Fixed Rate Link atau FRL.

HDMI 2.2 kemudian menambahkan FRL2 sebagai pengembangan berikutnya. Pendekatan ini diharapkan membuat adopsi berjalan lebih mulus dan membantu mengurangi masalah kompatibilitas yang sempat muncul pada masa awal HDMI 2.1.

Kapan perangkat HDMI 2.2 muncul

Standar HDMI 2.2 pertama kali diperkenalkan di CES 2025 dan dirilis pada tahun yang sama. Menurut Rob Tobias, CEO dan president HDMI Licensing Administrator, pembuat chip sudah menyiapkan sampel silikon FRL2, sementara proses sertifikasi dan pengujian sedang berjalan, seperti dilaporkan FlatpanelsHD.

Jadwal itu dinilai mirip dengan transisi HDMI 2.1. Standar tersebut diumumkan pada 2017, tetapi baru muncul di TV OLED LG sekitar dua tahun kemudian.

Dengan pola yang sama, perangkat HDMI 2.2 diperkirakan mulai berdatangan pada 2027. Pasar memang masih punya waktu, tetapi pembeli sebaiknya sudah siap membaca spesifikasi secara lebih cermat ketika label ini mulai masuk ke rak toko.

Source: www.androidauthority.com
Berita Terbaru