7 Hewan Pemakan Serbuk Sari yang Tanpa Disadari Ikut Menjaga Penyerbukan

Author: Redaksi Android62

Serbuk sari ternyata bukan hanya penting bagi tanaman, tetapi juga menjadi sumber protein bagi sejumlah hewan. Saat hewan-hewan ini berpindah dari satu bunga ke bunga lain, mereka tanpa sadar ikut membantu penyerbukan berlangsung di alam.

Peran itu muncul karena serbuk sari mudah menempel pada tubuh, mulut, atau kaki hewan yang sedang mencari makan. Dari bunga yang mekar siang hingga malam, kebiasaan tersebut membuat perpindahan serbuk sari terus terjadi.

Burung yang memakan serbuk sari secara tidak langsung

Kolibri dikenal sebagai peminum nektar, tetapi saat paruhnya menyentuh bunga, serbuk sari ikut menempel dan tertelan dalam jumlah kecil. Dalam proses itu, burung ini tetap memperoleh tambahan protein dari serbuk sari yang terbawa ke tubuhnya.

Burung matahari juga termasuk pemakan serbuk sari. Burung ini memakan nektar, serangga, laba-laba, daging buah, dan serbuk sari, serta mengunjungi bunga dari lebih dari 20 genera tanaman seperti akasia, lidah buaya, jacaranda, dan lantana.

Keduanya sama-sama menyukai nektar, tetapi tidak berkerabat. Pada burung matahari, kebiasaan mencari makan di bunga membuatnya sering menjadi pengunjung aktif berbagai jenis tanaman.

Serangga yang paling bergantung pada serbuk sari

Lebah adalah salah satu pemakan serbuk sari paling dikenal. Nektar memberi energi, sedangkan serbuk sari menyediakan protein dan nutrisi lain, terutama untuk larva yang membutuhkan bahan tumbuh.

Kumbang juga masuk daftar hewan yang memakan serbuk sari. Beberapa jenis, termasuk kepik, memperoleh protein dari makanan ini, sementara kumbang serbuk sari bisa memakan begitu banyak serbuk sari hingga merugikan tanaman.

Kupu-kupu dan ngengat memanfaatkan serbuk sari secara tidak langsung. Keduanya datang ke bunga untuk meminum nektar, lalu serbuk sari menempel pada mulut, kaki, atau tubuh mereka dan terbawa ke bunga berikutnya.

Kupu-kupu umumnya berperan sebagai polinator bunga yang mekar di siang hari. Ngengat menjalankan fungsi serupa pada bunga yang mekar di malam hari.

Hewan kecil lain yang ikut menyebarkan serbuk sari

Semut kerap ditemukan di dekat bunga yang menghasilkan nektar. Meski dikenal sebagai omnivora, serangga ini juga memakan butiran serbuk sari karena cairan di dalamnya dapat menjadi sumber protein penting, terutama bagi semut muda.

Koloni semut bahkan sering mengumpulkan serbuk sari untuk disimpan atau dikonsumsi langsung. Dalam proses itu, semut ikut berperan sebagai penyerbuk yang cukup efektif.

Hazel dormouse melengkapi daftar ini sebagai hewan pengerat kecil yang juga makan serbuk sari. Meskipun sangat menyukai hazelnut, hewan ini juga memakan buah-buahan, bunga, nektar, serbuk sari, telur burung, bibit, dan kadang-kadang serangga.

Laman Animalia menyebut hazel dormouse berkontribusi besar terhadap penyerbukan karena kebiasaan makannya. Dengan tubuh kecil dan ekor panjang berbulu halus, hewan ini menunjukkan bahwa pemakan serbuk sari tidak selalu datang dari kelompok serangga saja.

Serbuk sari memberi nilai gizi yang penting bagi hewan-hewan tersebut, terutama dalam bentuk protein. Pada saat yang sama, kebiasaan mereka berpindah dari satu bunga ke bunga lain membuat proses penyerbukan terus berlangsung di alam.

Source: www.idntimes.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru