Hilux Battery EV Meluncur Rp1,019 Miliar, Toyota Bawa Pikap Listrik ke Medan Berat

Author: Redaksi Android62

Toyota resmi memperluas elektrifikasi ke segmen pikap lewat New Hilux Battery EV yang dibanderol Rp1,019 miliar on the road Jakarta. Model ini diposisikan sebagai kendaraan kerja listrik dengan penggerak all-wheel drive yang tetap diarahkan untuk menghadapi medan berat.

Kehadiran varian listrik ini menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak lagi berhenti di mobil penumpang. Toyota kini mengarahkannya ke kebutuhan operasional yang menuntut daya tahan, traksi kuat, dan emisi yang lebih rendah.

AWD listrik untuk kebutuhan operasional

New Hilux Battery EV memakai dua motor listrik dan baterai lithium-ion 59,2 kWh. Tenaga maksimumnya mencapai 144 kW, sedangkan sistem AWD dipakai untuk membantu traksi di berbagai kondisi jalan.

Toyota menyebut kombinasi tersebut dirancang agar akselerasi lebih responsif dan cengkeraman lebih optimal di permukaan licin, berlumpur, maupun jalur tidak beraspal. Suspensi De-Dion turut dipasang untuk menjaga stabilitas saat mobil digunakan sebagai kendaraan operasional.

Model ini menempatkan Hilux Battery EV sebagai opsi bagi pelanggan yang membutuhkan kendaraan kerja rendah emisi. Toyota juga membuka ruang bagi pengguna personal yang memiliki kebutuhan mobilitas spesifik.

Hilux tetap disiapkan untuk pasar yang menuntut ketangguhan

Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Takuya Yokohama, menyebut kehadiran Hilux Battery EV sebagai bagian dari strategi multipathway Toyota. Strategi itu disusun agar pelanggan bisa memilih teknologi kendaraan ramah lingkungan sesuai kebutuhan masing-masing.

Takuya juga menegaskan bahwa Hilux sudah lama menjadi partner mobilitas di banyak sektor. Penerimaan pasar itu tercermin dari market share Hilux di segmen Pick Up 4×4 yang naik dari 57 persen pada Januari-May 2025 menjadi 70,2 persen pada periode yang sama tahun 2026.

Toyota lalu merespons lewat New Hilux generasi ke-9 dengan penyegaran pada mesin 1GD yang lebih bertenaga, desain yang lebih gagah, dan fitur yang lebih advanced.

Varian diesel tetap disegarkan

Selain versi listrik, Toyota juga menghadirkan New Hilux bermesin diesel 2.8 liter berkode 1GD-FTV. Mesin 2.755 cc empat silinder itu menghasilkan tenaga 201 hp dan torsi 500 Nm.

Seluruh varian 4×4 dibekali sistem Part Time 4WD dan Rear Differential Lock untuk meningkatkan kemampuan melintasi medan berat. Toyota juga memperbarui desain eksterior, interior, fitur kenyamanan, dan teknologi keselamatan pada jajaran Hilux.

Pada varian tertentu, Toyota Safety Sense 3.0 turut disematkan sebagai bagian dari pembaruan keselamatan. Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Jap Ernando Demily, mengatakan penyegaran itu dibuat agar Hilux tetap relevan di berbagai sektor.

Ia menekankan bahwa peningkatan performa, desain, fitur, dan kualitas berkendara ditujukan untuk membuat Hilux makin tangguh, andal, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Harga dan posisi pasar

Dengan banderol Rp1,019 miliar OTR Jakarta, Hilux Battery EV masuk ke pasar yang sangat spesifik. Toyota tidak hanya menjual pikap listrik, tetapi juga menawarkan solusi operasional untuk pelanggan yang membutuhkan kemampuan lintas medan dan citra kendaraan kerja modern.

Jap Ernando menambahkan bahwa kehadiran New Hilux Battery EV memperluas pilihan bagi pelanggan yang ingin mobilitas lebih ramah lingkungan tanpa meninggalkan karakter QDR khas Hilux. Toyota berharap dukungan value chain yang luas dan terpercaya bisa memberi rasa aman bagi pelanggan di berbagai daerah.

Berita Terbaru