Toyota kembali mengubah peta persaingan pikap kabin ganda di Indonesia dengan memperkenalkan Hilux Battery EV sebagai varian listrik penuh. Model ini langsung dipasarkan dengan harga Rp 1.019.000.000 on the road Jakarta, sekaligus berdampingan dengan Hilux generasi terbaru bermesin diesel.
Kehadiran dua arah pengembangan ini menunjukkan bahwa Hilux tidak lagi hanya diarahkan untuk kerja berat. Toyota juga menyiapkan opsi yang lebih sesuai untuk mobilitas harian, tanpa meninggalkan karakter tangguh yang selama ini melekat pada nama Hilux.
Varian listrik menjadi sorotan utama
Hilux Battery EV menggunakan dua motor listrik dengan sistem All-Wheel Drive dan baterai Lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh. Output maksimumnya mencapai 144 kW, sementara suspensi De-Dion dipakai untuk membantu menjaga stabilitas saat melintasi medan licin maupun berlumpur.
Langkah ini membuat Hilux masuk ke segmen yang lebih luas, terutama bagi konsumen yang mencari kendaraan kerja dengan pendekatan ramah lingkungan. Toyota menempatkan versi listrik ini sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas yang mulai bergeser ke arah elektrifikasi.
Mesin diesel tetap dipertahankan
Di sisi lain, Hilux terbaru juga masih mengandalkan mesin 1GD berkapasitas 2.755 cc untuk varian konvensional. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 204 PS, dengan torsi puncak 500 Nm pada tipe V dan 420 Nm untuk tipe G serta E.
Seluruh varian diesel dibekali sistem penggerak 4WD Part Time dan Rear Differential Lock. Kombinasi ini ditujukan agar Hilux tetap percaya diri saat digunakan di medan ekstrem yang menuntut traksi lebih besar.
Pembaruan desain dan ukuran bodi
Toyota mengusung konsep desain Cyber Sumo untuk Hilux terbaru. Tampilan ini terlihat dari gril radiator persegi panjang berukuran besar, bumper depan baru, lampu depan LED tipis dengan DRL berbentuk L, serta tulisan TOYOTA di bagian depan dan belakang.
Pada varian kabin ganda, dimensinya kini mencapai panjang 5.320 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.815 mm. Jarak sumbu rodanya 3.085 mm, sedangkan ground clearance naik menjadi 312 mm dari sebelumnya 286 mm.
| Varian | Tenaga/Torsi | Penggerak | Harga OTR Jakarta |
|---|---|---|---|
| Hilux S-Cab 2.8 Diesel 4×4 M/T | 204 PS / 420 Nm | 4WD Part Time | Rp 416.800.000 |
| Hilux D-Cab 2.8 Diesel E 4×4 M/T | 204 PS / 420 Nm | 4WD Part Time | Rp 466.300.000 |
| Hilux D-Cab 2.8 Diesel G 4×4 M/T | 204 PS / 420 Nm | 4WD Part Time | Rp 497.900.000 |
| Hilux D-Cab 2.8 Diesel V 4×4 A/T | 204 PS / 500 Nm | 4WD Part Time | Rp 574.200.000 |
| Hilux D-Cab Battery EV | 144 kW | All-Wheel Drive | Rp 1.019.000.000 |
Kabin dibuat lebih mendukung kebutuhan harian
Di dalam kabin, Toyota menyusun dashboard dengan tata letak horizontal agar pengemudi lebih mudah memantau posisi kendaraan saat melintasi jalur non-aspal. Pendekatan ini tetap menjaga fungsi kerja, tetapi memberi sentuhan modern untuk penggunaan harian.
Pada tipe V, tersedia layar multimedia 12,3 inci dengan dukungan Apple CarPlay dan Android Auto, serta MID Full TFT 12 inci. Kenyamanan pengemudi juga ditunjang oleh kemudi tilt dan telescopic, konsol tengah yang lebar, Type-C Port, wireless charger, dan pengaturan jok elektrik.
Fitur keselamatan dibuat lebih lengkap
Untuk tipe V, Toyota membekali Hilux dengan Toyota Safety Sense yang mencakup Adaptive Cruise Control, Blind Spot Monitoring, Auto High Beam, Lane Tracking Assist, dan Pre Collision System. Paket ini melengkapi fitur keselamatan lain seperti Tire Pressure Monitoring System, Parking Support Brake, Emergency Brake Signal, dan 7-airbags.
Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Jap Ernando Demily, menyebut penyegaran menyeluruh pada performa, desain, fitur, dan kualitas berkendara membuat Hilux semakin tangguh, andal, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang. Ia juga menegaskan bahwa Hilux Battery EV hadir untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang lebih ramah lingkungan tanpa meninggalkan karakter QDR khas Hilux.







