Hilux Listrik Tembus Rp 1 Miliar, Cicilan Paling Ringan Masih Diisi Varian Diesel

New Toyota Hilux kini memperlihatkan jurang harga yang sangat lebar di pasar Indonesia. Di satu sisi, varian diesel masih menawarkan cicilan mulai sekitar Rp 10 jutaan per bulan, sementara versi listrik murninya menembus angsuran Rp 22 jutaan per bulan.

Perbedaan itu paling jelas terlihat dari skema pembiayaan yang ditawarkan Auto2000 untuk New Toyota Hilux. Bagi konsumen yang mencari pikap tangguh dengan beban bulanan lebih ringan, varian diesel masih menjadi pintu masuk yang jauh lebih terjangkau.

Rincian kredit New Toyota Hilux

VarianHargaTDPCicilan 48 Bulan
Hilux Single Cabin 2.8 4×4 Diesel ManualRp 416,8 jutaRp 97,35 jutaRp 10,84 juta/bulan
Hilux Double Cabin 2.8 E Diesel ManualRp 466,3 jutaRp 108,21 jutaRp 11,8 juta/bulan
Hilux Double Cabin 2.8 G Diesel ManualRp 497,9 jutaRp 115,33 jutaRp 12,6 juta/bulan
Hilux Double Cabin 2.8 V Diesel AutomaticRp 574,2 jutaRp 132,52 jutaRp 14,53 juta/bulan
Hilux Double Cabin AWD Battery EVRp 1,019 miliarRp 280,78 jutaRp 22,88 juta/bulan

Varian paling terjangkau adalah Hilux Single Cabin 2.8 4×4 Diesel Manual dengan harga Rp 416,8 juta. Untuk skema kredit 48 bulan, TDP-nya tercatat Rp 97,35 juta dengan cicilan Rp 10,84 juta per bulan.

Di atasnya ada Hilux Double Cabin 2.8 E Diesel Manual yang dibanderol Rp 466,3 juta. TDP untuk varian ini berada di Rp 108,21 juta, sedangkan angsurannya diperkirakan Rp 11,8 juta per bulan.

Masih di kelompok diesel, Hilux Double Cabin 2.8 G Diesel Manual dipasarkan Rp 497,9 juta dengan TDP Rp 115,33 juta. Angsuran 48 bulannya berada di kisaran Rp 12,6 juta per bulan.

Varian diesel tertinggi adalah Hilux Double Cabin 2.8 V Diesel Automatic. Model ini dipatok Rp 574,2 juta, dengan TDP Rp 132,52 juta dan cicilan sekitar Rp 14,53 juta per bulan.

Hilux listrik berada di kelas yang jauh lebih mahal

Paling mencolok adalah New Hilux Double Cabin AWD Battery EV yang dijual Rp 1,019 miliar. Untuk tenor 48 bulan, TDP-nya mencapai Rp 280,78 juta dan cicilan bulanannya sekitar Rp 22,88 juta.

Angka itu menempatkan Hilux listrik murni di kelas yang berbeda dari lini diesel. Selisih harga dan beban kreditnya cukup besar untuk menunjukkan bahwa elektrifikasi Hilux masih menyasar segmen yang lebih spesifik.

Mesin diesel tetap mengandalkan 2.8 liter

Di luar skema pembiayaan, New Hilux diesel masih mengusung mesin 1GD-FTV 2.800 cc. Tenaganya mencapai 201 hp dengan torsi maksimum 500 Nm.

Model ini juga memakai penggerak 4WD part-time dengan Rear Differential Lock. Pada tipe V, Toyota menambahkan fitur off-road Multi Terrain Select, sedangkan tipe G dan V sama-sama memiliki mode berkendara Sport, Normal, dan Eco.

Soal transmisi, Hilux Single Cabin, Double Cabin tipe E, dan tipe G memakai manual 6-percepatan. Sementara itu, Hilux Double Cabin tipe V menggunakan otomatis 6-percepatan.

Dari sisi tampilan, New Hilux mengusung konsep “Cyber SUMO” yang menonjolkan kesan kuat dan kokoh. Toyota menyebut inspirasi desain itu datang dari pose pesumo saat bersiap bertarung, lalu diterjemahkan ke wajah mobil yang lebih tegas.

Versi Battery EV membawa sistem AWD dan dua motor listrik

New Hilux Battery EV AWD hadir sebagai opsi kendaraan komersial listrik murni dengan penggerak empat roda. Model ini menggunakan dua motor listrik, sistem All-Wheel Drive, dan baterai lithium-ion 59,2 kWh.

Output maksimum sistem penggeraknya mencapai 144 kW. Dengan konfigurasi itu, Toyota menargetkan respons tenaga yang cepat dan traksi yang lebih optimal di berbagai kondisi jalan, termasuk jalan licin, berlumpur, dan tidak beraspal.

Hilux Battery EV juga dibekali suspensi De-Dion untuk menjaga stabilitas kendaraan. Dengan karakter tersebut, model ini diarahkan sebagai alternatif operasional rendah emisi bagi kebutuhan tertentu.

Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, mengatakan Auto2000 juga memasarkan mobil listrik di segmen komersial melalui New Hilux Battery EV AWD. Ia menyebut model itu tetap membawa DNA tangguh khas Hilux, tetapi didukung dua motor listrik dan sistem AWD untuk performa yang lebih responsif.

Auto2000 memberikan garansi baterai selama delapan tahun atau 160.000 kilometer, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu. Pelanggan juga dapat memanfaatkan pengisian daya gratis di 31 cabang Auto2000.

Jaringan bengkel Auto2000 disebut sudah siap menangani perawatan Hilux, baik model diesel maupun listrik murni. Dengan begitu, pilihan konsumen kini bergerak di antara dua jalur yang sangat berbeda: biaya bulanan yang lebih ringan pada diesel, atau teknologi listrik murni dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Source: otomotif.kompas.com
Berita Terkait