Hisense G7 Pro Menyatukan 4K 180Hz Dan FHD 360Hz, Satu Monitor Untuk Dua Kebutuhan Berbeda

Hisense G7 Pro hadir dengan satu tawaran yang langsung mencuri perhatian: sebuah monitor 27 inci yang bisa dipakai dalam dua karakter berbeda, yaitu 4K 180Hz atau Full HD 360Hz. Dengan pendekatan ini, pengguna tidak perlu memilih perangkat yang hanya unggul di detail gambar atau hanya mengejar kecepatan gerak.

Mode 4K memakai resolusi 3840 x 2160 piksel dengan refresh rate 180Hz. Saat kebutuhan berubah ke permainan kompetitif, monitor ini bisa dialihkan ke 1920 x 1080 piksel dengan refresh rate 360Hz, sehingga satu perangkat bisa dipakai untuk dua skenario yang sangat berbeda.

Dua mode untuk dua kebutuhan

Pilihan 4K 180Hz lebih cocok untuk gim dengan tampilan visual kaya dan detail tinggi. Sementara itu, mode FHD 360Hz lebih relevan untuk pemain yang memprioritaskan respons cepat dan animasi yang sangat mulus.

Hisense menempatkan G7 Pro sebagai monitor yang mencoba menjembatani dua kubu pengguna. Di satu sisi ada gamer yang menginginkan kualitas gambar premium, dan di sisi lain ada pemain kompetitif yang lebih peduli pada kecepatan layar.

Untuk mendukung fleksibilitas itu, Hisense memakai panel Fast IPS dan backlight Mini LED. Monitor ini juga membawa 1.152 zona Mini LED, yang ditujukan untuk kontrol pencahayaan yang lebih presisi dan kualitas visual yang lebih tinggi.

Respons cepat dan dukungan gaming

Hisense menyematkan waktu respons 1ms gray-to-gray saat overdrive diaktifkan. Ada pula dukungan AMD FreeSync Premium untuk membantu mengurangi screen tearing saat bermain.

Fitur Black Frame Insertion atau BFI juga ikut disediakan. Hisense menambahkan sejumlah overlay gaming standar seperti crosshair virtual, timer, dan peningkatan tampilan area gelap.

Dari sisi performa tampilan, G7 Pro membawa sertifikasi VESA DisplayHDR 1400. Monitor ini disebut mampu mencapai kecerahan puncak hingga 2.000 nits.

Warna luas dan layar glossy anti-pantulan

Hisense memakai teknologi Obsidian screen untuk menekan pantulan cahaya. Finishing glossy anti-reflektif ini menggabungkan lapisan low-reflection ganda dengan viewing compensation layer, dan perusahaan mengklaim reflektivitas panelnya bisa turun hingga 1,8%.

Pendekatan itu ditujukan untuk menjaga warna hitam tetap dalam, termasuk ketika monitor digunakan di ruangan terang. Di bagian warna, G7 Pro juga mendapat lapisan peningkatan quantum dot.

Monitor ini mendukung kedalaman warna 10-bit melalui skema 8-bit + FRC. Cakupan warnanya mencakup 99% DCI-P3, 99% sRGB, dan 99% Adobe RGB.

Konektivitas dan fungsi kerja

Hisense membekali G7 Pro dengan dua port HDMI 2.1, satu DisplayPort 1.4, dan jack headphone 3,5 mm. Di sisi lain, monitor ini juga memiliki switch KVM bawaan untuk memudahkan pengelolaan beberapa perangkat.

Fitur KVM tersebut didukung dua port USB-A, satu port USB-B upstream, dan satu USB-C full-function. Port USB-C itu mendukung suplai daya hingga 90W, sehingga bisa membantu pengguna laptop mengurangi ketergantungan pada adaptor terpisah.

Dengan kombinasi itu, G7 Pro tidak hanya diposisikan sebagai monitor gaming. Perangkat ini juga dirancang menjadi pusat kendali yang lebih ringkas untuk meja kerja yang dipakai bergantian antara hiburan dan produktivitas.

Desain, dudukan, dan harga

Monitor ini dipasang pada dudukan berbentuk heksagonal. Stand-nya mendukung pengaturan tinggi, tilt, swivel, dan pivot 90 derajat, sementara opsi pemasangan lain tersedia lewat bracket VESA 75 x 75 mm.

Hisense menyediakan dua pilihan warna bodi, yaitu Moon Shadow Gray dan Glacier White. Di China, G7 Pro sudah dibuka untuk pre-order melalui JD.com.

Harga normalnya tercantum 2.999 yuan, sedangkan harga peluncurannya 2.699 yuan. Dengan layar dual-mode, 1.152 zona Mini LED, DisplayHDR 1400, dan konektivitas yang lengkap, G7 Pro tampil sebagai monitor yang mencoba menggabungkan kebutuhan gamer kompetitif dengan pengguna yang mengejar kualitas visual tinggi.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait