Honda ADV 2026 datang membawa pembaruan yang membuat skutik adventure ini tetap menarik perhatian, meski kenaikan harganya disebut hanya tipis. Di pasar OTR Jakarta, varian CBS dipasarkan di kisaran Rp37 jutaan, sementara tipe ABS berada di sekitar Rp40 jutaan.
Selisih harga itu masih menempatkan masing-masing varian pada sasaran yang berbeda. CBS terlihat lebih cocok untuk pengguna yang mencari paket lebih terjangkau, sedangkan ABS memberi nilai tambah lewat fitur pengereman yang lebih lengkap.
Pemisahan varian tetap jelas
Honda masih menjaga struktur penawaran ADV agar mudah dipahami calon pembeli. Varian CBS hadir sebagai opsi yang lebih ramah di kantong, sedangkan ABS diposisikan sebagai pilihan yang menawarkan perlengkapan lebih tinggi.
Pada tipe atas, sistem pengereman ABS dual channel menjadi pembeda utama. Fitur ini dirancang untuk memberi kontrol pengereman yang lebih aman dalam berbagai kondisi jalan, sehingga daya tariknya tidak hanya bertumpu pada tampilan.
Panel meter dan konektivitas jadi sorotan
Salah satu pembaruan yang paling terasa ada pada panel meter full digital terbaru. Informasi yang ditampilkan disebut lebih informatif dan tetap mudah dibaca, termasuk saat motor dipakai di bawah sinar matahari.
Sejumlah varian juga sudah mendukung konektivitas smartphone. Dengan fitur ini, pengendara dapat menerima notifikasi langsung dari layar dashboard, sehingga pengalaman berkendara terasa lebih selaras dengan kebutuhan mobilitas modern.
Honda turut membekali ADV dengan Honda Selectable Torque Control atau HSTC. Teknologi ini membantu mencegah selip pada roda belakang, terutama saat melintasi jalan licin atau permukaan yang tidak rata.
Tetap mempertahankan karakter adventure
Di luar pembaruan fitur, Honda ADV 2026 masih mempertahankan identitas utamanya sebagai skutik adventure. Karakter itu dipadukan dengan tampilan yang dibuat lebih modern dan futuristik agar tetap relevan di segmen skutik premium.
Bagian depan menjadi area yang paling mudah dikenali perubahannya. Lampu depan LED kini tampil lebih tajam dan memberi kesan agresif, sementara garis bodi dibuat lebih berani dibanding sebelumnya.
Pendekatan tersebut membuat ADV masih membawa aura tangguh, tetapi tidak kehilangan sentuhan modern. Kombinasi itu penting karena skutik ini memang disiapkan untuk pengguna yang ingin gaya sekaligus fungsi.
Mesin 160cc eSP+ masih dipertahankan
Untuk urusan tenaga, Honda tetap mengandalkan mesin 160cc eSP+. Mesin ini dipakai untuk menjaga keseimbangan antara performa dan efisiensi bahan bakar, baik untuk pemakaian harian maupun perjalanan menengah.
Respons akselerasinya diklaim tetap baik untuk kebutuhan dalam kota. Di saat yang sama, karakter mesinnya masih nyaman ketika digunakan menempuh perjalanan yang lebih jauh.
Sistem pendingin cairan tetap dipertahankan agar performa stabil. Honda juga mengombinasikannya dengan teknologi injeksi PGM-FI supaya kerja mesin tetap optimal dalam berbagai kondisi penggunaan.
Kenyamanan dan utilitas tetap jadi nilai jual
Sektor kaki-kaki juga mendapat perhatian melalui penggunaan suspensi belakang tabung. Komponen ini membantu meredam getaran saat motor melewati jalan yang tidak rata dan memberi rasa berkendara yang lebih nyaman.
Ground clearance yang tinggi masih menjadi salah satu andalan ADV. Karakter ini membuat motor lebih siap menghadapi jalan rusak, polisi tidur, hingga jalur semi off-road tanpa kehilangan kenyamanan dasar untuk mobilitas harian.
Ban dual purpose ikut memperkuat fleksibilitas pemakaian. Traksi yang dihasilkan membuat motor ini tetap cocok dipakai di kota maupun di medan dengan permukaan yang kurang ideal.
Honda juga melengkapi ADV dengan Honda Smart Key System, USB charger, dan bagasi berkapasitas luas. Kombinasi fitur itu menjaga posisi ADV sebagai skutik multifungsi yang tidak hanya mengandalkan tampilan, tetapi juga menawarkan kepraktisan untuk kebutuhan sehari-hari.
