Honda memberi pembaruan pada Dio 110 lewat model 2026 dengan fokus yang paling terasa di pemakaian harian: konsumsi bahan bakar yang sangat irit. Skutik entry-level ini tetap dibawa sebagai kendaraan komuter yang ringan dan praktis, tetapi kini tampil sedikit lebih premium untuk menarik perhatian pengguna kota.
Salah satu penyegaran yang paling mudah dikenali ada pada pilihan warna baru, Matt Techno Silver Metallic. Kelir ini memberi kesan elegan dan futuristik, sementara dua opsi lain, Matt Galaxy Black Metallic dan Pearl Snowflake White, tetap tersedia untuk pengguna yang ingin tampilan berbeda.
Dari sisi bentuk, Dio 110 masih mempertahankan bodi ramping dan sporty. Karakter kompak seperti ini membuat motor lebih enak dipakai saat harus bermanuver di jalan sempit atau menghadapi padatnya lalu lintas perkotaan.
Mesin tetap sederhana, efisien, dan cocok untuk rutinitas
Honda membekali Dio 110 2026 dengan mesin 109 cc, 1 silinder, 4-tak, SOHC, berpendingin udara. Konfigurasi tersebut memang tidak dibuat untuk mengejar performa tinggi, tetapi lebih diarahkan pada efisiensi dan kemudahan perawatan.
Tenaga maksimumnya mencapai 6,4 kW atau setara 8,7 dk pada 7.500 rpm, sedangkan torsi puncaknya berada di angka 9 Nm pada 5.750 rpm. Untuk kebutuhan harian di dalam kota, karakter mesin seperti ini dinilai cukup responsif, terutama saat menghadapi kondisi stop and go.
Klaim efisiensi bahan bakarnya menjadi daya tarik utama. Berdasarkan pengujian WMTC, Dio 110 disebut mampu mencatat konsumsi hingga 55,6 km per liter.
Dengan angka tersebut, motor ini masuk kelompok skutik yang sangat hemat di kelasnya. Bagi pengguna harian, efisiensi seperti itu berarti biaya operasional yang lebih ringan dan jarak tempuh yang lebih panjang sebelum harus mampir ke SPBU.
Honda juga menyiapkan tangki bensin berkapasitas 4,9 liter. Kombinasi tangki tersebut dan konsumsi bahan bakar yang irit membuat Dio 110 terasa cocok untuk aktivitas harian yang menuntut mobilitas terus-menerus.
Ringan dipakai dan tetap fungsional
Bobot Dio 110 hanya 96 kilogram, sehingga motor ini terasa mudah dikendalikan. Keunggulan ini sangat membantu pengendara pemula maupun pengguna yang sering melintas di area padat.
Motor yang ringan umumnya lebih mudah diajak bermanuver, dan hal itu menjadi nilai penting untuk perjalanan singkat yang berulang setiap hari. Karena itu, Dio 110 tetap relevan sebagai kendaraan komuter untuk bekerja, kuliah, dan berbagai aktivitas rutin lainnya.
Aspek praktisnya juga didukung bagasi bawah jok yang fungsional. Ruang tersebut bisa menampung satu helm half-face dan beberapa barang kecil lain.
Honda memakai velg 14 inci untuk memberi rasa berkendara yang lebih stabil di jalan perkotaan. Untuk keamanan, motor ini juga dibekali sistem pengereman kombinasi atau CBS yang membantu pembagian pengereman lebih seimbang saat dibutuhkan.
Standar samping bawaan turut menambah kemudahan dalam pemakaian sehari-hari. Fitur sederhana seperti ini tetap berguna saat motor sering dipakai berhenti dan parkir di berbagai titik aktivitas.
Dengan pembaruan tampilan dan karakter fungsional yang tetap dipertahankan, Dio 110 2026 masih jelas menyasar pengguna muda yang aktif. Paketnya menggabungkan desain yang lebih segar, efisiensi tinggi, dan kemudahan penggunaan dalam satu skutik harian.
