Efisiensi bahan bakar menjadi daya tarik paling kuat dari Honda Dio 110. Skutik ini diklaim mampu mencatat 55,6 km per liter berdasarkan pengujian standar WMTC, angka yang sangat relevan untuk pengguna harian yang ingin menekan biaya operasional.
Honda juga menyiapkan tangki bahan bakar berkapasitas 4,9 liter. Dengan kombinasi itu, Dio 110 diposisikan sebagai motor matik sederhana yang cocok untuk komuter dan mobilitas perkotaan.
Mesin kecil untuk rutinitas kota
Di balik klaim iritnya, Honda Dio 110 memakai mesin 109 cc satu silinder SOHC berpendingin udara. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimum 6,4 kW atau sekitar 8,7 daya kuda pada 7.500 rpm, dengan torsi puncak 9 Nm pada 5.750 rpm.
Karakter mesin tersebut memperlihatkan arah pengembangan yang jelas. Dio 110 lebih mengutamakan kenyamanan, efisiensi, dan kemudahan dipakai sehari-hari daripada akselerasi agresif.
Karena itu, skutik ini lebih pas untuk perjalanan ke kantor, ke sekolah, atau menempuh jarak pendek di area urban. Honda tampaknya memang menempatkan Dio 110 sebagai kendaraan yang santai namun fungsional untuk kebutuhan komuter.
Bodi kompak dan mudah dikendalikan
Selain irit, ukuran bodinya juga mendukung pemakaian harian. Panjang motor ini 1.870 mm, lebar 685 mm, dan tinggi 1.100 mm, dengan jarak sumbu roda 1.255 mm.
Tinggi joknya berada di angka 760 mm, sementara bobot keseluruhan hanya 96 kilogram. Kombinasi ini membuat Dio 110 terasa ramah untuk banyak postur pengendara dan lebih mudah diajak bermanuver di jalan padat.
Karakter ringan tersebut juga memberi keuntungan bagi pemula dan pengendara wanita. Saat harus bergerak di lalu lintas perkotaan yang sibuk, dimensi ringkas seperti ini biasanya menjadi nilai tambah yang terasa langsung.
Fitur dibuat sederhana, tetapi tetap berguna
Honda tetap menjaga karakter Dio 110 sebagai skutik simpel. Fitur yang dibawa diarahkan untuk kebutuhan praktis tanpa dibuat rumit.
Motor ini memiliki bagasi bawah jok yang cukup untuk menampung satu helm. Ada juga kompartemen penyimpanan di bagian depan dan standar samping bawaan untuk memudahkan penggunaan harian.
Pada bagian kaki-kaki, Dio 110 menggunakan velg 14 inci. Ukuran bannya 80/90-14 di depan dan 90/90-14 di belakang, sementara sistem pengeremannya mengandalkan cakram di depan dan tromol di belakang.
Pilihan warna baru untuk penyegaran tampilan
Pembaruan yang paling terlihat datang dari sisi warna. Honda menambahkan Matt Techno Silver Metallic sebagai opsi baru yang memberi kesan lebih modern dan premium.
Di samping itu, Matt Galaxy Black Metallic dan Pearl Snowflake White masih tetap tersedia. Kehadiran tiga pilihan warna tersebut membuat Dio 110 tampil lebih segar tanpa mengubah resep utamanya sebagai skutik hemat dan praktis.
Honda menjadwalkan peluncuran resmi Dio 110 untuk pasar Jepang pada 21 Mei 2026. Harga yang dipasang berada di angka 250.800 yen, sejalan dengan posisinya sebagai motor matik entry level yang mengandalkan efisiensi dan kemudahan pakai.
