Honda Icon e kini menjadi motor listrik termurah yang dijual Honda di Indonesia. Dengan banderol sekitar Rp28 juta on the road Jakarta, model ini langsung masuk ke kelompok paling terjangkau bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik merek Honda.
Posisi harga itu membuat Icon e menonjol di tengah pasar motor listrik yang semakin ramai. Honda menempatkannya sebagai kendaraan harian yang praktis untuk mobilitas kota, bukan sekadar produk teknologi.
Baterai menawarkan dua cara pengisian
Honda Icon e memakai baterai lithium-ion berkapasitas 1,46 kWh. Dalam kondisi penuh, jarak tempuh yang diklaim mencapai 53 kilometer dan ditujukan untuk kebutuhan mobilitas dalam kota.
Fitur pengisian dayanya menjadi salah satu nilai penting. Baterai bisa diisi langsung melalui port charging pada motor, lalu juga bisa dilepas untuk diisi menggunakan charger eksternal.
Skema ini memberi fleksibilitas bagi pengguna dengan kondisi tempat tinggal yang berbeda. Pengendara yang tidak selalu bisa memarkir motor dekat sumber listrik tetap memiliki alternatif saat ingin mengisi daya.
Ruang simpan dan posisi berkendara dibuat praktis
Salah satu daya tarik utama Honda Icon e ada pada bagasi bawah jok berkapasitas 26 liter. Ruang ini cukup untuk menyimpan helm kecil dan perlengkapan harian lain, sesuatu yang tidak selalu mudah ditemukan pada motor listrik.
Honda juga mempertahankan dek rata yang luas untuk memudahkan membawa barang di area tengah. Ruang kaki dibuat lega agar posisi berkendara tetap nyaman saat dipakai di perkotaan.
Joknya dibuat lebar dan panjang, sedangkan tinggi jok berada di angka 742 mm. Kombinasi itu membantu motor lebih mudah dikendalikan oleh berbagai postur tubuh pengendara Indonesia.
Performa disetel untuk penggunaan kota
Untuk penggerak, Honda Icon e menggunakan motor listrik tipe brushless yang dipasang langsung pada roda belakang atau inhub motor. Karakter ini mendukung respons instan saat motor mulai bergerak dari posisi diam.
Tenaga yang dihasilkan mencapai 2,42 horsepower dengan torsi maksimum 85 Nm. Kecepatan maksimalnya berada pada kisaran 45 hingga 55 km/jam, sehingga jelas diarahkan untuk mobilitas dalam kota.
Honda juga menyediakan dua mode berkendara, yaitu Econ dan Normal. Pengguna bisa memilih mode yang lebih efisien atau yang memberi respons lebih sesuai kebutuhan harian.
Desain modern dengan fitur pendukung sederhana
Dari sisi tampilan, Honda Icon e hadir dengan bodi ramping dan garis tegas yang memberi kesan futuristis. Sistem pencahayaan sudah menggunakan LED penuh, mulai dari lampu depan, lampu sein, hingga lampu belakang.
Bagian belakang dibuat sederhana tanpa banyak lekukan tajam. Area roda belakang dilengkapi mudguard besar yang terhubung langsung ke lengan ayun, sementara behel belakang memakai material besi padat.
Untuk menunjang pemakaian harian, Honda membekali Icon e dengan USB charger 5 volt, kompartemen penyimpanan depan, dan hook barang. Panel instrumennya sudah digital LCD dan menampilkan kecepatan, indikator baterai, mode berkendara, odometer, serta trip meter.
Dengan paket tersebut, Honda Icon e menawarkan pendekatan yang sangat fungsional. Harga yang lebih terjangkau, bagasi 26 liter, dan baterai yang bisa dilepas menjadi tiga alasan utama mengapa motor ini menarik bagi pengguna kota yang mencari kendaraan listrik praktis.







