Hong Kong kembali menegaskan perannya sebagai gerbang penting bagi modal yang mengalir ke Tiongkok dan kawasan sekitarnya. Kali ini, sorotan datang dari langkah E Fund dan Pemerintah Provinsi Hainan yang sama-sama menempatkan Hong Kong di pusat strategi investasi baru mereka.
Di ajang Bloomberg Invest Hong Kong 2026 yang dimulai pada 10 Juni, E Fund mengumumkan kerja sama dengan Hong Kong Exchanges and Clearing Limited atau HKEX. Kolaborasi itu akan meluncurkan ETF pertama berbasis HKEX Tech 100 Index, indeks yang berisi 100 perusahaan teknologi terbesar di Hong Kong.
Langkah tersebut menunjukkan arah investasi yang makin tegas ke sektor teknologi. Chief Investment Officer Global Equity E Fund HK, Jeff Li, mengatakan bahwa lanskap investasi Tiongkok sedang mengalami tiga pergeseran besar, yakni dari konsumsi ke penguasaan teknologi, dari ekspansi domestik ke kancah global, serta dari pertumbuhan yang sekadar cepat ke pertumbuhan modal yang lebih berkualitas.
Arah baru investasi Tiongkok
Jeff Li menegaskan bahwa pergeseran itu bukan lagi proyeksi jauh ke depan, melainkan sudah berlangsung sekarang. Karena itu, E Fund menyesuaikan strategi investasinya di pasar saham global untuk menangkap peluang dari perubahan tersebut.
Kerja sama dengan HKEX juga memperlihatkan cara E Fund memadukan perspektif global dengan pemahaman lokal. Melalui pendekatan itu, perusahaan investasi tersebut membidik nilai jangka panjang di pasar yang dipengaruhi oleh perubahan struktur ekonomi Tiongkok.
Hainan dorong promosi Pelabuhan Bebas
Di saat yang sama, Pemerintah Provinsi Hainan menggeber promosi Pelabuhan Bebas Hainan atau Hainan FTP. Sebanyak 15 profesional media, anggota Dewan Legislatif, dan pembuat konten dari Hong Kong diundang dalam tur media selama enam hari di Haikou melalui program bertajuk “Chasing Aerospace Dreams, Embracing Hainan FTP”.
Program yang dimulai pada 9 Juni 2026 itu diarahkan untuk mempromosikan capaian ekonomi Hainan FTP. Pemerintah daerah menyoroti lonjakan 33,5 persen perusahaan investasi asing baru dalam 100 hari pertama operasi penuh kawasan tersebut.
Selain itu, nilai impor bebas tarif Hainan tercatat mencapai CNY 2,3 miliar atau sekitar USD 333,6 juta dalam periode Desember 2025 hingga April 2026. Dalam periode yang sama, Hong Kong menyumbang lebih dari 70 persen total investasi eksternal ke kawasan itu.
Hong Kong makin penting bagi modal asing
Data tersebut memperlihatkan posisi Hong Kong yang semakin kuat dalam arus modal menuju Hainan. Bagi otoritas setempat, keterlibatan Hong Kong menjadi penopang penting untuk memperluas jangkauan investasi dan memperkuat citra kawasan sebagai pintu masuk ekonomi baru.
Jika dilihat bersama, langkah Hainan dan E Fund bergerak pada arah yang serupa, yakni menempatkan teknologi dan pasar lintas batas sebagai fokus utama. Kombinasi kebijakan kawasan khusus, promosi investasi, dan produk pasar modal berbasis indeks teknologi membuat Hong Kong tetap relevan dalam peta investasi Tiongkok yang sedang berubah.
Bagi investor, rangkaian langkah itu memberi sinyal bahwa peluang tidak lagi hanya bertumpu pada pasar domestik. Hong Kong, Hainan, dan sektor teknologi kini tampil sebagai tiga elemen yang saling menguatkan dalam strategi ekspansi modal yang lebih luas.







